PKB Wujud Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

  • Whatsapp
REKTOR ISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana. foto: ist

DENPASAR – Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana, mengungkapkan, pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung yang dirancang Gubernur Bali, Wayan Koster, merupakan ruang budaya yang terintegrasi dan berkelas dunia.

Menurut mantan Kadisbud Bali ini, Bali sangat membutuhkan ruang yang terintegrasi seperti itu, karena potensi seni dan karya kreatif yang diciptakan seniman dan pekerja kreatif di Bali sangat melimpah.

Bacaan Lainnya

‘’Seperti kita ketahui bersama, Bali hanya memiliki modal budaya untuk dapat bersaing dengan negara lain. Bali tidak memiliki tambang dan sumber alam yang lain, yang dimiliki hanya satu, yakni keunikan budaya dan mental kreatif masyarakat,’’ kata Prof. Kun Adnyana di Denpasar, Senin (5/4/2021).

Setelah Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra, belum ada kerja besar terkait pembelaan atas penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali. Untuk itu, pada momentum sekarang, melalui kemauan keras Gubernur Koster, seluruh masyarakat Bali memiliki harapan untuk bersaing sekaligus tampil bermartabat.

Melalui ruang terintegrafi dan komplit, dari panggung pertunjukan, ruang konser, gedung pameran, museum, dan ruang-ruang interaksi kreatif, modalitas yang dimiliki masyarakat, terutamanya kaum milenial akan terpenuhi.

Baca juga :  TMMD ke-109 Kodim Badung ''Pengabdian untuk Negeri'', Ingatkan Arti Ketahanan Pangan

PKB yang berdiri di atas lahan seluas 320 hektar dengan anggaran sekitar Rp2,5 triliun ini, akan mengandung penjabaran dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Pengaplikasian di antaranya melalui hutan buatan, taman, fasilitas seni, pameran, kuliner, UMKM hingga waduk dan pelabuhan hingga menjadikan kawasan ini merupakan kawasan lengkap yang mengimplementasikan filosofi dari visi pembangunan Bali tersebut. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.