Pj. Bupati Tagel Wirasa Sampaikan Raperda RPJPD Gianyar 2025-2045

PENJABAT Bupati Gianyar, I Dewa Tagel Wirasa (kiri), saat menyampaikan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Senin (10/6/2024) di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Penjabat Bupati Gianyar, I Dewa Tagel Wirasa, menyampaikan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Gianyar Tahun 2025-2045, dalam sidang paripurna DPRD Gianyar, Senin (10/6/2024) di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar.

Raperda dimaksud merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 20 tahunan, berisi penjabaran visi, sasaran visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang yang disusun dengan berpedoman pada RPJPN dan RTRW.

Bacaan Lainnya

“RPJPD Kabupaten Gianyar Tahun 2025-2045 sebagai dokumen perencanaan 20 tahunan mengusung Visi Kabupaten Gianyar yang maju, inklusif, berdaya saing, berbudaya dan berkelanjutan, selaras dengan Visi RPJPD Provinsi Bali, yakni Bali Dwipa Jaya, Bali maju, hijau, tangguh, sejahtera dan berkelanjutan dengan tetap berpijak pada budaya lokal Bali. Dan Visi RPJPN Tahun 2025-2045 menuju Indonesia Emas 2045, negara nusantara berdaulat, maju dan berkelanjutan,” terangnya.

Lebih lanjut ditekankannya, Visi RPJPD Kabupaten Gianyar tersebut kemudian diturunkan dalam 5 sasaran visi, 8 misi pembangunan daerah, 17 arah pembangunan daerah, dan 45 indikator utama pembangunan, yang telah diselaraskan dengan RPJPD Provinsi Bali Tahun 2025-2045 maupun RPJPN 2025-2045. Selanjutnya RPJPD Kabupaten Gianyar tahun 2025-2045 dipetakan ke dalam 4 masa RPJMD.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Virus Corona, Pasar Pesangkan Ditutup

Wirasa juga berharap RPJPD tersebut segera mendapat pembahasan melalui rapat-rapat pansus, sehingga Raperda dapat segera ditetapkan sebelum berakhirnya masa jabatan DPRD Gianyar periode 2019-2024.

“Setelah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, maka ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Daerah ini akan digunakan sebagai pedoman dan dasar hukum dalam mengambil kebijakan pembangunan daerah selama 20 tahun ke depan,” harapnya.

RPJPD sebagai dokumen perencanaan 20 tahunan menjadi pedoman penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam tiap tahapan periode 5 tahunan, selanjutnya dijabarkan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan rencana tahunan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.