Pipa PDAM Bocor, Semburan Air Hebohkan Warga, Direktur Teknik Berdalil Pengurasan

  • Whatsapp
Foto: 02388 Badung Semburan Air Deras-2 SEMBURAN air PDAM di Jalan Dharma Wangsa. Foto: ist
Foto: 02388 Badung Semburan Air Deras-2 SEMBURAN air PDAM di Jalan Dharma Wangsa. Foto: ist

MANGUPURA – Semburan air PDAM mengucur deras di salah satu ruas Jalan Dharma Wangsa Kampial. Kejadian tersebut viral beredar di media sosial, lantaran semburan air tersebut bak semprotan air mobil damkar dan membuat pengendara yang melintas basah kuyup. Informasi yang diperoleh, semburan berasal dari pipa PDAM Tirta Mangutama yang tertanam di dekat gorong-gorong jalan.

Direktur Tekhnik PDAM Tirta Mangutama, Wayan Suyasa, dikonfirmasi Selasa (22/9) tidak menampik semburan air tersebut berasal dari pipa PDAM berukuran 400 mm. Namun semburan itu bukan berasal dari pipa yang bocor, melainkan air yang sengaja dibuang untuk pengurasan air dalam pipa.

Bacaan Lainnya

Video yang viral tersebut diakuinya terjadi pada Senin (21/9) lalu dan kini sudah mendapatkan penanganan dari petugas. ‘’Sebenarnya yang bocor itu ada 1 pipa, itu lokasinya di sebelah barat jalan. Tapi karena disana tidak ada washout (saluran pembuangan air/katup penguras), jadi kita sekaligus kerjakan pembuatan washout di sebelah timur jalan. Jadi ada dua lokasi disana yang dikerjakan, tapi yang viral semburan air itu adalah pengerjaan di sebelah timur jalan,’’ terangnya.

Ia menambahkan, pengurasan memang menimbulkan semburan air yang cukup deras. Hal itu dikarenakan tekanan air di dalam saluran pipa penuh, sementara pemakaian air relatif berkurang.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: 16 Orang Sembuh, Positif Bertambah 6 Orang

Pengurasan air dalam pipa dilakukan juga sekaligus untuk membuat saluran washout yang diperlukan ke depan. Jika menunggu kondisi air di pipa habis tanpa dibuatkan washout, tentunya memakan waktu lama perbaikan. ‘’Jadi air yang muncrat itu memang air yang sengaja dibuang, agar mempermudah eksekusi air bocor yang di sebelah barat. Mumpung bocor di sebelah barat, maka sekaligus dibuatkan pembuangan air di sebelah timurnya. Jadi di sebelah barat kita perbaiki dan sebelah timur kita buatkan saluran washout,’’ jelasnya.

Ketika ditanya penyebab kebocoran pipa tersebut, pihaknya memperkirakan hal itu dikarenakan faktor pergeseran jalan (aspal). Sebab umur pipa tersebut relatif masih baru, namun lokasinya memang tertanam di bawah got. Untuk meminimalisir terjadinya gangguan pelayanan air di wilayah tersebut, pihaknya segera mengalihkan UPA (Unit Pengolahan Air) Siligita yang semula melayani air di daerah tersebut disuplai dari Ungasan. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.