Petugas Imigrasi Diingatkan Harus Menyadari Diri sebagai Pelayan

  • Whatsapp
DEKLARASI pencanangan Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. foto: gay

MANGUPURA – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai bersama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, melaksanakan kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2021.

Kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat digelar di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Selasa (23/2/2021), dihadiri Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, perwakilan Kejaksaan Negeri Badung, dan perwakilan Polres Badung serta Pimpinan Tinggi Pratama dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, menerangkan, sebagai abdi negara, setiap petugas jangan sampai memiliki sifat sebagai bos yang minta dilayani, atau dalam bahasa Jawa disebut dengan ‘ngebosi’.

“Janji kinerja yang dideklarasikan ini bukan hanya seremonial belaka, namun harus diimplementasikan dalam perjalanan kerja sepanjang tahun 2021. Apa yang kita deklarasikan ini merupakan janji, janji ini harus selalu dipegang dan ditepati karena merupakan utang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, berharap dengan janji kinerja tersebut, ke depan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar bisa mencapai target memperoleh Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2021 ini.

Baca juga :  Dinsos P3A Bali Berikan 261 Paket Sembako Kepada Atlet Disabilitas

Diingatkan, setiap aparatur negara tentu tidak ingin menjadi aparatur yang bobrok, aparatur yang korup. “Kita berharap nanti bisa mencapai good governance. Intinya kita bisa mengelola sesuatu yang baik sesuai kepatutan umum,” harapnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.