Peternakan Madu Kella di Klungkung Terbatas Berproduksi

  • Whatsapp
WAYAN Santika memandu Bupati Suwirta memanen madu kella di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (25/10/2020). Foto: ist
WAYAN Santika memandu Bupati Suwirta memanen madu kella di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (25/10/2020). Foto: ist

KLUNGKUNG – Usaha budidaya madu kella di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan mendapat apresiasi Pemkab Klungkung, Sabtu (24/10/2020). Usaha Wayan Santika yang juga selaku Ketua Koperasi Giri Amerta Sari ini, selain memproduksi madu kella, juga mengolah propolis menjadi sabun.

Menurut Santika, usaha budidaya madu kella dimulai sejak Mei 2019 dengan anggota 20 orang. Setelah berjalan sekira setahun, April 2020 panen madu kella baru dilakukan. “Hingga kini panen baru bisa dilakukan dua kali. Dari 100 sarang rumah kella, sebanyak tiga liter madu didapat,” jelas Santika.

Bacaan Lainnya

Untuk produksi sabun, sebutnya, per hari bisa mencapai 50 buah, dan per tahun mencapai 15 ribu. Madu kella dijual seharga Rp100 ribu per kemasan berisi 100 ml, sedangkan sabun dijual Rp35 ribu per buah. Sejauh ini, terangnya, kendala budidaya kella adalah sebagian koloni lebah ada yang tidak menghasilkan madu. Kondisi itu karena beberapa koloni diserang hama, misalnya kumbang kecil, sehingga kotak atau sarangnya ditinggalkan.

“Terbatasnya produksi mengakibatkan banyak pesanan tidak dapat dilayani. Kalau produk sabun, pemasarannya belum lancar karena belum berani menggaji tenaga khusus pemasaran,” urainya.

Baca juga :  Tingkatkan Sinergitas, Pangdam IX/Udayana Terima Kunjungan Kajati Bali

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, yang berkunjung ke usaha madu kelle itu, menyampaikan apresiasi banyak warga berinovasi dan membangun usaha dengan merangkul warga lainnya. Suwirta mengaku akan membantu dan mengawal usaha madu kella ini dalam pengurusan izin dan SNI. Dia juga berjanji merupaya membantu pemasaran agar bisa masuk ke toko modern. Mengatasi kendala terbatasnya produksi, dia mendorong Santika menggandeng peternak lebah kella lainnya.

Melalui Dinas Perindustrian, Suwirta berkata Pemkab Klungkung akan menggelar pelatihan wirausaha baru. Dengan demikian, para pelaku industri diharap bisa lebih memiliki pengetahuan di bidang pemasaran. “Jadi, produk yang dipasarkan akan lebih terkenal dan laku,” tutupnya. 022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.