Perpustakaan Sekolah Harus Terakreditasi

  • Whatsapp
Plt Kadiskerpus I Made Agus Aryawan saat membuka Webinar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Senin (25/1/2021). Foto: ist
Plt Kadiskerpus I Made Agus Aryawan saat membuka Webinar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Senin (25/1/2021). Foto: ist

MANGUPURA – Dalam rangka pelaksanaan akreditasi perpustakaan sekolah di Kabupaten Badung, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Badung menggelar webinar sosialisasi akreditasi perpustakaan sekolah. Webinar dibuka Plt Kadiskerpus, I Made Agus Aryawan, dari Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Senin (25/1/2021) dengan menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional.

Webinar tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai 25-27 Januari 2021. Webinar diikuti kepala sekolah dan guru pengelola perpustakan di Badung, yang dibagi menjadi tiga tahap. Tahap I diikuti peserta dari Kecamatan Petang dan Kecamatan Kuta, tahap II Kecamatan Abiansemal dan Kecamatan Kuta Selatan, serta tahap III untuk Kecamatan Mengwi dan Kecamatan Kuta Utara. Masing-masing tahap memiliki jumlah peserta sebanyak 150 orang.

Bacaan Lainnya

Agus Aryawan dalam sambutannya mengatakan, akreditasi perpustakaan dilakukan dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat (pemustaka/pengguna), terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan. “Dengan telah terakreditasi perpustakaan yang ada, akan tumbuh kepercayaan masyarakat pengguna terhadap eksistensi perpustakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, akreditasi perpustakaan merupakan rangkaian proses pengakuan formal yang menyatakan lembaga perpustakaan telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan. Oleh karena itu diharapkan seluruh perpustakaan sekolah di Badung mampu melakukan inovasi dan peningkatan kualitas program maupun memberikan pelayanan perpustakaan yang prima.

Baca juga :  Akses Masuk Pantai di Wilayah Sanur Diperketat, Masyarakat Dilarang Berekreasi di Pantai

Pihaknya berharap ke depan perpustakaan dapat menjadi jembatan dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul, yang mampu mengikuti perkembangan-perkembangan, baik saint maupun teknologi. “Kami harap dalam menyelenggarakan perpustakaan yang ada sesuai dengan SNP (Standar Nasional Perpustakaan) untuk mendapatkan akreditasi perpustakaan,” harapnya.

Agus Aryawan juga mengingatkan kepada peserta agar mengikuti sosialisasi tersebut dengan baik. “Kami ingin ada komunikasi yang efektif dan dinamis antara pihak pengelola perpustakaan dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan untuk menumbuhkan pemahaman yang sama terhadap persiapan akreditasi perpustakaan sekolah. Untuk itu kepada peserta sosialisasi agar mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh,” tutupnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.