Peringati Hari Anak Internasional, PLN Lakukan Survei Kelayakan Program TJSL Pendidikan di Lombok

PARA siswa terlihat antusias menyambut kedatangan tim PLN yang tengah melakukan survei kelayakan program TJSL di Dusun Samang, Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lotim. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – Memperingati Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, PT PLN (Persero) UIW NTB melakukan survei kelayakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di dua lokasi berbeda di Pulau Lombok. Survei dilakukan di Tetebatu, Lombok Timur, dan Dusun Samang, Desa Jenggik, Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Adapun survei ini bertujuan untuk menilai kelayakan dan efektivitas program TJSL yang direncanakan di dua lokasi tersebut. Melalui PLN UP2B NTB, PLN UIW NTB berkolaborasi dengan Sekolah Literasi Rinjani untuk menerapkan program digitalisasi perpustakaan komunitas.

Bacaan Lainnya

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menekankan pentingnya program ini. ‘’Kami berharap program digitalisasi perpustakaan dapat meningkatkan minat baca dan pengetahuan budaya, serta memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi anak-anak dan kaum rentan. Pelatihan ini juga akan membangun komunitas yang solid dan memperkuat jaringan social,’’ kata Sudjarwo dalam pesan tertulisnya, Senin (10/6/2024).

Menurut dia, dengan upaya ini, pihaknya berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program TJSL yang inovatif dan berkelanjutan, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan. Sudjarwo menjelaskan bahwa program TJSL, masuk kedalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) kategori empat yakni, pendidikan berkualitas.

Baca juga :  Operasional Pasar di Buleleng Dibatasi Empat Jam

Sasarannya adalah membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan yang ramah anak, ramah penyandang cacat dan gender, serta menyediakan lingkungan belajar yang nyaman anti kekerasan inklusif dan efektif bagi semua.

‘’Program ini bertujuan untuk menyediakan bahan bacaan dan edukasi dalam format digital yang menarik, meliputi teks, visual, dan audiovisual. Sasaran program mencakup beragam kelompok, mulai dari sekolah formal hingga masyarakat umum,’’ ungkap dia. ‘’Untuk kegiatan pendukung seperti workshop dan penyediaan perlengkapan digital juga diimplementasikan,’’ sambung Sudjarwo.

Di sisi lain, melalui PLN UP2D NTB, PLN UIW NTB menjalin kerja sama dengan Lombok Eco International Connection untuk melaksanakan survei dan penilaian kelayakan program TJSL untuk Sekolah Alam Terara. Program ini ditujukan untuk memberikan pendidikan informal untuk bagi anak-anak dan kaum rentan di Dusun Samang, dengan fokus pada kelestarian lingkungan dan pengembangan keterampilan baru.

Survei ini memerhatikan aspek teknis serta kebutuhan sosial dan lingkungan setempat untuk memastikan keberhasilan program. Diharapkan bahwa program digitalisasi perpustakaan akan meningkatkan minat baca pada semua usia melalui bahan bacaan digital yang menarik dan edukatif.

Sementara program Sekolah Alam Terara diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ank-anak dan kaum rentan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun komunitas yang lebih solid. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.