TABANAN – Untuk melestarikan dan menyelamatkan habitat penyu yang semakin langka, sesuai dengan ketentuan yang ada, Perbekel Sudimar menyerukan, semua orang menjaga kelangsungan hidup habitat penyu.
“Mari kita peduli untuk melestarikan penyu. Jangan ada yang melakukan penangkapan ataupun sampai menjual penyu kepada pihak manapun,” tegas Perbekel Sudimara, I Nyoman Ariadi, Selasa (21/6/2022).
Dalam kegiatan pelepasan tukik di Pantai Yeh Gangga itu, pihaknya bersama dengan Satbinmas Polres Tabanan dan tokoh masyarakat di Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan. “Kegiatan pelepasan tukik ini adalah untuk menjaga lingkungan agar tetap asri. Di samping itu, juga mencegah abrasi pantai,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatbinmas AKP I Nengah Widia mengatakan, dalam rangka pelestarian habitat binatang laut yang mulai langka dan dilindungi,pihaknya selaku pengemban fungsi preventif dan preemtif dalam kepolisian. Juga merasa perlu terlibat dalam melaksanakan pelepasan tukik di Pantai Yeh Gangga.
“Pelepasan tukik itu dimulai dari penangkaran di Pantai Yeh Gangga bersama-sama dengan Perbekel Desa Sudimara, bhabinkamtibmas dan babinsa, serta para tokoh masyarakat di Banjar Yeh Gangga,” ujarnya.
Widia yang juga asal Banjar Yeh Gangga menyebutkan, sebelum pelepasan tukik dilaksanakan, diawali dengan bersih-bersih pantai, khususnya terhadap sampah plastik. Selain itu, dilakukan penanaman bambu kuning dan paku pakis di area pinggir pantai.
“Kami dari Polres Tabanan sebagai pengemban harkamtibmas mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan pemerintah. Seperti saat ini, kami berkolaborasi dengan perbekel dan staf Desa Sudimara, serta masyarakat Banjar Yeh Gangga, melakukan pelepasan tukik,” katanya.
Ia juga menegakan, kegiatan itu untuk melestarikan habitat penyu dari kepunahan. “Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Mari kita lestarikan penyu untuk anak cucu kita,” tandas AKP I Nengah Widia. gap
























