Perbasi Segera Panggil Pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023

  • Whatsapp
KAPTEN Timnas Indonesia yang juga kapten tim Satria Muda Pertamina Jakarta, Arki Dikania Wisnu (kanan) beraksi saat melawan West Bandits Solo di laga lanjutan fase pertama Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di gelembung Robinson Resort, Bogor, Minggu (14/3/2021). foto: dok

JAKARTA – Ketum Pengurus Pusat (PP) Perbasi Danny Kosasih mengatakan timnas bola basket Indonesia akan segera berkumpul untuk menjalani training center mengingat kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 bakal bergulir pada November 2021.

“Harus segera siapkan tim. September ini harus sudah latihan. Agar kita punya waktu dua bulan untuk menyiapkan tim yang kuat karena kualifikasi sudah akan dimulai November,” kata Danny dalam konferensi virtual, Selasa (31/8/2021).

Bacaan Lainnya
KETUA Umum PP Perbasi, Danny Kosasih

Hasil drawing yang dilakasanakan di Jenewa, Swiss, Selasa, menempatkan Indonesia di Grup C bersama negara Timur Tengah seperti Yordania, Lebanon, dan Arab Saudi. Menurut Manajer timnas bola basket Indonesia Maulana Fareza Tamrella, ini adalah grup yang cukup ideal.

“Kami memang belum pernah ketemu dengan mereka, jadi ini sebuah tantangan dan kami meyakini bisa melaju ke babak berikutnya. Setidaknya kami yakin bisa finis di peringkat kedua fasegrup,” kata Mocha, sapaan Maulana Fareza Tamrella.

Mocha menjelaskan, persiapan Timnas akan dimulai pada Oktober 2021. Semua pemain terbaik Indonesia akan dipanggil. Termasuk pemain naturalisasi. Namun untuk komposisi akhir pemain, diserahkan sepenuhnya kepada Pelatih Rajko Toroman.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Denpasar Sasar Pengemudi Ojol

Sementara kapten Indonesia Arki Dikania Wisnu optimistis dapat memberikan yang terbaik. “Kami memang jarang ketemu dengan lawan di Grup C ini. Tapi kami akan berjuang keras memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tegas Arki, seperti dilansir dari antaranews.

Sebagaimana diketahui, FIBA World Cup 2023 nanti akan diikui 32 negara dari empat konfederasi yakni Eropa, Asia-Oceania, Amerika, dan Afrika. Kuota untuk wakil Eropa ada 12 negara, Asia-Oceania delapan negara, Amerika tujuh negara, dan Afrika lima negara.

Penentuan negara yang lolos ke FIBA World Cup 2023 bakal berlangsung dua babak. Dari Asia-Oceania, babak pertama diikuti 16 negara yang nanti akan dibagi empat grup di dalamnya termasuk tuan rumah Filipina dan Jepang, juga Indonesia.

Pertandingan dilaksanakan dalam format home and away. Artinya setiap negara akan memainkan enam Pertandingan penentu dalam tiga window, 20-30 November 2021, 21 Februari-1 Maret 2022, dan 27 Juni-5 Juli 2023.

Negara peringkat tiga teratas di masing-masing grup melaju ke kualifikasi babak kedua. Nanti 12 tim di fase kedua ini akan dibagi menjadi dua grup. Dengan format home and away, setiap negara akan memainkan 10 pertandingan.

Fase kedua ini juga akan digelar dalam tiga window. Masing-masing pada 22-30 Agustus 2022, 7-15 November 2022, dan 20-28 Februari 2023. Dari fase ini, kemudian akan dipilih tiga tim terbaik dari masing-masing grup untuk mewakili zona Asia-Oceania.

Baca juga :  Satgas Covid-19 Dukung Kembalinya Kompetisi Olahraga Nasional, Asalkan...!

Sementara Jepang dan Filipina akan melengkapi kuota menjadi delapan. Ada beberapa tim yang memiliki potensi isi kuota itu di antaranya Australia, Iran, Selandia Baru, Cina, Korea Selatan), dan Yordania karena memiliki peringkat lebih baik di kawasan Asia-Oceania. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.