KARANGASEM – Perjuangan kelompok AA Candra Buana untuk melawan pasukan NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pada masa revolusi harus berakhir gegara ada warga yang berkhianat. Karena lokasi pertahanan pejuang diketahui, pasukan NICA menggempur habis-habisan sampai AA Candra Buana dan pasukannya gugur semua.
Salah seorang veteran asal Karangasem, I Made Oka (69), menuturkan, kelompok pejuang AA Candra Buana bersama pasukannya melawan pasukan NICA di Karangasem. Saat mereka sedang berada di pertahananya di wilayah Banjar Dinas Poh, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, mereka dikepung dan digempur pasukan NICA. “Keberadaan AA Candra Buana dan pasukannya diketahui NICA karena ada warga berkhianat yang memberitahu lokasi pertahanan di Banjar Dinas Poh,” kisahnya, Senin (15/8/2022).
Pasukan NICA menyerang lokasi pertahanan AA Candra Buana dan pasukannya pada 16 Agustus 1947. Tidak ada persiapan untuk melawan karena diserang secara tiba-tiba, AA Candra Buana dan seluruh pasukannya gugur. Setelah itu pasukan NICA membakar tempat pertahanan para pejuang Republik. Pasukan NICA juga memaksa warga setempat mengubur AA Candra Buana dan pasukannya.
Saat dimakamkan, antara AA Candra Buana dan pasukannya dipisah. Makanya saat ini ada dua buah makam di Banjar Dinas Poh, yang masih dirawat baik sampai saat ini.
“Saat ada hari-hari besar seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan dan hari gugurnya AA Candra Buana dan pasukannya, selalu dilaksanakan tabur bunga di makam tersebut oleh desa setempat. Malah sering juga melibatkan anak-anak sekolah,” sambung Made Oka.
Kelian Banjar Dinas Poh, I Nyoman Madra (38), berkata, di makam tersebut memang rutin dilaksanakan tabur bunga oleh Kelian Banjar bersama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dari pihak desa dan juga sekaa teruna. Kadang juga melibatkan anak-anak sekolah.
“Tabur bunga rutin kami laksanakan bersama dengan pemerintah desa setiap tanggal 15 Agustus. Untuk setiap tanggal 16 Agustus tabur bunga dilaksanakan pihak keluarga dan Pemerintah Desa Kesimpar,” pungkas Nyoman Madra. nad
























