Pencapresan Airlangga Kewajiban Mutlak Kader Golkar, Gencarkan Sosialisasi untuk Dongkrak Elektabilitas

  • Whatsapp
AA Bagus Adhi Mahendra Putra. Foto: hen
AA Bagus Adhi Mahendra Putra. Foto: hen

DENPASAR – Mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang merupakan kewajiban mutlak seluruh kader Partai Golkar. Selain posisi Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar, kinerja Airlangga sebagai Menko Perekonomian dinilai berhasil dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya. Pandangan itu dilontarkan Ketua Depidar SOKSI XXI Bali, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Rabu (19/5/2021).

Lebih jauh diutarakan, pencapresan Airlangga merupakan amanat dari Munas SOKSI pada Juli 20202 lalu. Di kesempatan lain, Partai Golkar juga sepakat menjadikan Airlangga sebagai calon tunggal dari partai untuk menjadi kandidat Presiden pada Pemilu 2024. Karena SOKSI merupakan salah satu organisasi pendiri Golkar, sebutnya, kader SOKSI wajib mutlak menggaungkan pencapresan Airlangga.

Bacaan Lainnya

“Seluruh kader wajib menyosialisasikan Pak Airlangga sebagai calon presiden, dengan menyosialisasikan keberhasilan beliau selama ini,” cetus anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar yang akrab disapa Gus Adhi tersebut.

Menurutnya, yang patut diapresiasi dari sosok Airlangga adalah keberhasilannya, selaku Menko Perekonomian, dalam mengawal pembangunan nasional dan dalam mengatasi pandemi yang merundung Indonesia sejak awal 2020 lalu. Banyak hal dan kebijakan yang dijalankan Airlangga dinilai mampu menyelamatkan ekonomi nasional. Pendek kata, Airlangga sebagai negarawan dan Ketua Umum Partai Golkar sudah banyak berbuat demi negeri ini. “Dan apa yang beliau lakukan itu bukan hal kecil,” tegasnya.

Baca juga :  Tim Yustisi Denpasar Ingatkan Pengunjung dan Pemilik Usaha Disiplin Terapkan Prokes

Disinggung hasil survei elektabilitas dari Indikator yang menempatkan Airlangga di posisi buncit dengan angka keterpilihan hanya 1 persen, Gus Adhi tidak memungkiri. Namun, baginya hasil survei itu justru menjadi penyuntik semangat bagi seluruh jajaran pengurus dan kader partai untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas Airlangga. “Sekarang waktunya seluruh kader untuk menyosialisasikan keberhasilan Pak Airlangga dalam mendampingi Presiden Jokowi, dalam mengangkat perekonomian nasional yang terpuruk. Sekaligus keberhasilan Pak Airlangga menyelesaikan persoalan pandemi ini,” urainya.

Tidak ikut memasang baliho atau bilboard Airlangga untuk sosialisasi sebagai calon presiden seperti dilakukan kader Golkar lainnya? “Ya, nanti pasti saya juga ikut pasang, itu sudah instruksi partai. Sekarang masih cari lokasi yang strategis dulu untuk pemasangannya,” sahutnya kalem.

Seperti diberitakan sebelumnya, baliho atau billboard bergambar Airlangga Hartarto mulai rajin “menyapa” masyarakat di Bali di lokasi-lokasi strategis. Meski teks dalam gambar berukuran raksasa itu hanya berisi ucapan selamat hari raya Galungan dan Kuningan serta Idul Fitri, sulit tidak menyebut itu bagian dari sosialisasi terkait kandidasi presiden. Yang menarik, pernyatan Gus Adhi yang lugas terkait pemasangan gambar Airlangga di billboard sebagai bentuk sosialisasi Airlangga, Nyoman Sugawa Korry selaku Ketua DPD Partai Golkar Bali justru terkesan malu-malu. “Nggaknggak, itu cuma ucapan hari raya saja. Tapi kalau dipersepsikan lain yaa tidak masalah. Banyak kok baliho ucapan seperti itu, di Bedugul (Tabanan) juga ada,” sahut Wakil Ketua DPRD Bali itu. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.