Pemkot Denpasar Matangkan Persiapan Vaksinasi Rohaniwan dan Seniman, Bakal Dipantau Presiden Jokowi

  • Whatsapp
RAPAT persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada rohaniwan, bendesa, lansia, seniman dan budayawan serangkaian kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali. Foto: ist
RAPAT persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada rohaniwan, bendesa, lansia, seniman dan budayawan serangkaian kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali. Foto: ist

DENPASAR – Dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 kepada para rohaniwan, lansia, bendesa, seniman, dan budayawan, Pemkot Denpasar melaksanakan rapat pada Jumat (12/3/2021) di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. Rencananya vaksinasi bakal dilaksanakan pada 16 Maret 2021 mendatang dan akan dipantau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Bali.

Rapat ini dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dan Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, serta didampingi Kadiskes Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini. Rapat mengundang pimpinan instansi terkait yang berada di lingkungan Pemkot Denpasar dengan membahas persiapan terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Wawali Arya Wibawa mengatakan, vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan tanggal 16 Maret 2021 mendatang dibagi menjadi tiga titik yakni di Lapangan Parkir Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang, dan di Wantilan Pura Loka Nata Lumintang.

“Dengan pelaksanaan dibagi tiga titik tersebut sehingga tidak menyebabkan kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terlebih pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini akan dipantau langsung secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo,” ujarnya.

Baca juga :  Timnas U-19 Indonesia Tekuk NK Dugopolje 3-0

Pj. Sekda Made Toya menambahkan, rapat kali ini juga membahas bagaimana dalam mempersiapkan perlengkapan serta jaringan internet sehingga saat dilaksanakannya pemantauan oleh Presiden secara virtual dapat berjalan dengan lancar. 

Di sisi lain, dia menekankan, setelah divaksinasi, masyarakat tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat lebih memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Denpasar. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.