Pemkot Denpasar Dorong Tercapainya Desa/Kelurahan Layak Anak

  • Whatsapp
Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, saat membuka sosialisasi desa/kelurahan layak anak secara virtual dari Graha Sewaka Dharma, Selasa (23/2/2021). Foto: ist
Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, saat membuka sosialisasi desa/kelurahan layak anak secara virtual dari Graha Sewaka Dharma, Selasa (23/2/2021). Foto: ist

DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melaksanakan sosialisasi desa/kelurahan layak anak Kota Denpasar. Hal ini bertujuan untuk memastikan terjaminnya perlindungan dan pemenuhan anak di tingkat desa/kelurahan.

Sosialisasi dibuka oleh Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, secara virtual dari Graha Sewaka Dharma, Selasa (23/2/2021). Kegiatan yang diikuti perwakilan desa/lurah se-Kota Denpasar ini menghadirkan dua orang narasumber yakni Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Lenny N Rosalin; dan Tenaga Ahli Pembangunan Partisipasi Kota Denpasar, I Made Aryanta Ananda.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Made Toya mengatakan, anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa. Karenanya diperlukan perlindungan serta menjamin upaya pemenuhan hak anak sehingga keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta perlindungan terhadap kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi dapat dipenuhi. “Konvensi hak anak juga mengamanatkan tentang pentingnya pendidikan, penegakan disiplin, pengembangan kapasitas, pengembangan keterampilan, pembelajaran, serta kemampuan lainnya,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong desa/kelurahan di Kota Denpasar menjadi desa/kelurahan layak anak. Dengan demikian dapat tercipta kondisi lingkungan yang aman, nyaman, sehat, ramah dan menyenangkan bagi anak-anak. “Selain mengupayakan perlindungan anak, dari sosialisasi kali ini diharapkan desa/kelurahan harus menjamin perlindungan anak di lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Baca juga :  Satpol PP Denpasar Tertibkan 5 Orang Pengamen dan Pengasong

Sementara itu, Plt. Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati, mengatakan, Pemkot Denpasar secara berkesinambungan terus menggencarkan pemenuhan hak anak. Hal ini sejalan dengan Denpasar sebagai Kota Layak Anak (KLA). Dia mengatakan bahwa secara mendasar komitmen ini tertuang dalam SE Wali Kota Denpasar Nomor 045.3/1431/DP3AP2KB/2019. Setiap desa/kelurahan diamanatkan untuk membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Forum Anak Desa/Kelurahan, dan melaksanakan kegiatan untuk pemenuhan dan perlindungan hak anak. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.