Pemkab Klungkung Seminarkan Usulan Pahlawan Ida Dewa Agung Jambe

PEMKAB Klungkung menggelar webinar pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Ida Dewa Agung Jambe di ruang rapat Praja Mandala, Selasa (9/3/2021). Foto: ist
PEMKAB Klungkung menggelar webinar pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Ida Dewa Agung Jambe di ruang rapat Praja Mandala, Selasa (9/3/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Nama Raja Klungkung, Ida Dewa Agung Jambe, sekarang ini menjadi terkenal setelah Monumen dan Lapangan Puputan Klungkung berganti nama memakai namanya. Pemkab Klungkung, Bali, Selasa (9/3/2021) juga menyatakan mengusulkan gelar Pahlawan Nasional untuk Ida Dewa Agung Jambe, dalam webinar di ruang Praja Mandala kantor Bupati Klungkung.

Webinar menghadirkan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Wakil Bupati I Made Kasta, Ida Dalem Smaraputra, Direktur Kepahlawanan Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Kementerian Sosial, Joko Irianto; Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, Forkopimda Klungkung, OPD terkait serta undangan secara luring dan daring.

Bacaan Lainnya

Webinar dengan tema “Revitalisasi Nilai-nilai Kepahlawanan Ida Dewa Agung Jambe Dalam Memperkuat Solidaritas dan Jati Diri Perjuangan Bangsa Indonesia” ini digelar sebagai salah satu syarat sesuai Peraturan Menteri Sosial No. 15 Tahun 2015.

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan, di samping bertujuan melengkapi persyaratan usulan Ida Dewa Agung Jambe untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional, webinar ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Yang dimaksud  tentang nilai-nilai adiluhung yang diwariskan serta memperkaya khasanah sejarah perjuangan daerah dan nasional.

“Semoga atas kerjasama dan dukungan semua pihak, apa yang diagendakan dan apa yang menjadi tujuan kita bersama untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional Ida Dewa Agung Jambe dapat terwujud,” ujar Bupati di hadapan akademisi Prodi Ilmu Sejarah FIB Universitas Udayana, I Wayan Tagel Eddy; Guru Besar Ilmu Sejarah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Taufik Abdullah; dan guru besar Prodi Ilmu Sejarah FIB Universitas Udayana, Prof. AA Bagus Wirawan.

Dalam kesempatan itu, Joko Irianto minta dukungan penuh seluruh masyarakat, Pemkab Klungkung, dan semua instansi terkait agar keinginan menjadikan Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional dapat terwujud. Melalui langkah-langkah yang sudah dilakukan Bupati Klungkung beserta jajaran dan dukungan penuh masyarakat Klungkung, diharapkan Ida Dewa Agung Jambe dapat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2021.

“Saya apresiasi responsif Bupati Klungkung beserta jajaran dalam mengusulkan Raja Klungkung, Ida Dewa Agung Jambe, sebagai Pahlawan Nasional,” pujinya.

Sebagai catatan, Perang Puputan adalah perang perlawanan Ida Dewa Agung Jambe selaku Raja Klungkung pada 28 April 1908, sekaligus mengakhiri kekuasaan raja di Negara Kerajaan Klungkung. Perang Puputan melawan kolonialisme Belanda itu ikut memberi bukti dinamika perjuangan Bangsa Indonesia. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses