POSMERDEKA.COM, BANGLI – Mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau bagi seluruh krama Bangli, Pemkab Bangli membangun Laboratorium Biosafety Level II.
Bupati Sang Nyoman Sedana Arta meletakkan batu pertama pembangunan gedung yang berlokasi di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Bangli itu, Rabu (12/7/2023). Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli beserta jajaran, pimpinan OPD terkait di Pemkab Bangli, konsultan perencana, pelaksana dan pengawas.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, dr. Nyoman Arsana, menyampaikan, pembangunan laboratorium Biosafety Level II di Bangli merupakan pembangunan laboratorium yang akan berfungsi sebagai laboratorium infeksius atau penyakit menular. Pembangunan dengan menggunakan anggaran DAK dari pusat ini ditarget rampung pada akhir Desember 2023.
Dia menguraikan, saat ini semua pasien yang berobat harus berbasis data. “Maka sangat penting di Bangli dibangun laboratorium seperti ini, didukung SDM yang berkompeten di bidangnya, sehingga pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Bangli menjadi lebih maksimal,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan laboratorium adalah sesuatu yang cukup sensitif di tengah situasi kesehatan masyarakat global yang memerlukan atensi berbagai hal.
Pembangunan ini disebut sesuai dengan misi kedua dalam kepemimpinannya yakni mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas. “Serta didukung pengembangan sistem dan pangkalan data riwayat kesehatan bagi seluruh krama Bangli,” urainya.
Kepada konsultan pengawas, dia menyerukan agar selalu bersinergi dalam pelaksanaan pembangunan laboratorium. Harapannya agar mendapat hasil sesuai dengan perencanaan, agar seluruh masyarakat Bangli yang membutuhkan pelayanan cek lab dapat terlayani dengan baik.
“Begitu juga dengan fasilitas dan sumber daya manusia, harus diisi sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan oleh laboratorium ini,” instruksinya memungkasi. gia
























