KARANGASEM – Pelaksanaan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang segera dilaksanakan pada Sasih Kadasa mendatang. Karena itu, aktivitas pendakian ke Gunung Agung untuk jalur Besakih ditutup sejak tanggal 2 hingga 26 April mendatang. Hal itu diungkapkan Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, Rabu (15/3/2023).
Widiartha mengatakan, rentang waktu penutupan pendakian dilakukan untuk memperlancar proses pelaksanaan IBTK. “Ditutup mulai tanggal 2 sampai 26 April 2023, karena Ida Bhatara sudah tedun di Pesamuan Agung,” jelasnya.
Untuk jalur lain, dia tidak berani mengeluarkan larangan. Namun, karena IBTK merupakan upacara besar untuk seluruh umat Hindu, dia mengimbau agar jalur lain juga ditutup untuk aktivitas pendakian.
Proses eedan (rangkaian) karya di Pura Agung Besakih saat ini sudah mulai berlangsung. Untuk nedunang akan dilaksanakan pada 2 April 2023, dan karya akan nyejer selama 21 hari, dengan penyineban pada 26 April 2023. Upacara ini akan dihadiri pemedek umat Hindu dari seluruh Bali hingga luar Bali.
Terkait fasilitas pendukung bagi pemedek, dia yakin dengan penataan kawasan yang dilakukan pemerintah, persoalan kesemrawutan parkir yang selama ini kerap dikeluhkan dapat diatasi. Semua akan diatur, baik jalur masuk maupun keluar. Sistem parkirnya satu pintu, tidak boleh sembarangan lagi masuk, begitu juga parkir liar dan pribadi akan ditata oleh badan pengelola.
Meski fasilitas yang dibangun diyakini cukup memadai, tapi dalam upacara Tawur Labuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh nanti, bagi pemedek diimbau menyesuaikan jadwal sembahyang agar tidak membeludak pada hari-hari tertentu, terutama Sabtu dan Minggu serta hari libur lainnya. “Sebaiknya menyesuaikan dengan jawal nganyarin daerahnya masing-masing, sehingga tidak terjadi kepadatan pemedek maupun kepadatan arus lalu lintas,” sarannya. nad
























