Pedagang Pasar Gianyar 6 Bulan Bebas Sewa Tempat

  • Whatsapp
PEMBANGUNAN Pasar Umum Gianyar masuk tahap penyelesaian, tapi pemerintah belum menentukan nilai sewanya. Foto: adi

GIANYAR – Pembangunan Pasar Umum Gianyar masuk tahap penyelesaian, tapi pemerintah belum menentukan nilai sewanya. Beberapa pedagang khawatir kondisi pasar yang sangat modern akan membuat nilai sewa tempat naik signifikan, yang dapat berpengaruh terhadap nilai jual barang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary, Selasa (26/10/2021) mengaku belum bisa menyebutkan apakah nilai sewa akan naik dari sebelumnya atau tidak. Sebab, penetapan nilai sewa akan dilakukan penilai independen.Barometer nilai sewa juga ditentukan sesuai nilai pasar.

Bacaan Lainnya

Namun, buru-buru dijelaskan, nilai pasar yang dimaksud bukan nilai pembangunan pasar, melainkan nilai kewajaran tempat.

“Nilai sewanya akan mengacu pada appraisal (penilai) sesuai nilai pasar, nilai kewajaran sewa, bukan nilai pembangunan pasar. Bapak Bupati juga akan mempertimbangkan nilai yang tidak memberatkan masyarakat,” ucapnya.

Eka Suary memastikan pedagang yang akan diterima saat Pasar Umum Gianyar beroperasi hanya para pedagang lama, yang jumlahnya 1.885 orang.

Selain itu, sambungnya, Pemkab Gianyar memegang penuh kesepakatan pada 2019 lalu, saat perencanaan revitalisasi pasar. Kesepakatan tersebut adalah selama enam bulan saat menempati pasar baru ini, para pedagang dibebaskan dari biaya sewa dan retribusi.

Baca juga :  Rem Blong, Truk Pengangkut Bir 25 Ton Terguling

“Ketika pedagang pindah, akan diberi masa jeda selama enam bulan dalam arti bebas biaya sewa dan retribusi (kesepakatan dengan pedagang saat sosialisasi tahun 2019). Untuk retribusi masih tetap mengacu Perda 5 tahun 2012,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.