GIANYAR – Pasangan suami-istri (pasutri), Nurdin Tong (49) dan N. Anggraini Dewi Kurnia (49), ditemukan membujur kaku di rumahnya, di Perumahan Nuansa Tjampuhan, Br. Tojan, Desa Pering, persisnya di Jalan Tjampuhan Utama IA/No 7, Minggu (20/11/2022). Pasutri ini berasal dari Muara Karang, Blok G 8 U/5, RT 004/RW 012, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama, mengatakan, berdasarkan keterangan saksi I Made Suwitra. Pria beralamat di Br. Blangsinga, Desa Saba, Gianyar itu menerima pesan Whatsapp dari Ida Hariyanti Sutedjo, ibu Anggraini Dewi Kurnia. Ida minta tolong agar mengecek rumah anaknya di Perumahan Nuansa Tjampuhan karena merasa khawatir.
Pukul 11.15 Wita, Suwitra tiba di rumah dimaksud dan langsung memanggil serta menggedor pintu garasi. Namun, tidak ada jawaban. Suwitra langsung menghubungi Joanita Caroline Anakotta, tetangga Anggraini, untuk bersama- sama masuk ke, karena rumah dalam keadaan tidak terkunci.
Setelah kedua saksi masuk ke rumah, mereka melihat ada dua orang dalam keadaan terbaring kaku, seperti orang yang sudah meninggal. Nurdin Tong terbaring tengadah di sebelah tempat tidur, dan Anggraini terbaring tertelungkup di kamar mandi. Kedua saksi bergegas melaporkan kejadian tersebut ke satpam perumahan, Ketua Lingkungan, Bhabinkamtibmas Pering serta Kades Pering.
Mendapat laporan warga, piket Polsek Blahbatuh didampingi Tim INAFIS Polres Gianyar dan Puskesmas Blahbatuh 1 datang dan langsung melaksanakan olah TKP. Dari hasil pengolahan TKP, ditemukan cairan warna kuning berisi benda padat warna putih.
Ditemukan tiga lembar surat wasiat yang diduga ditulis dan ditandatangani keduanya, masing-masing surat pernyataan, surat wasiat dan surat permohonan maaf kepada orangtua dan keluarga.
Juga dua lembar tulisan yang berisikan nomor HP teman dan keluarga, serta nomor rekening. “Juga ada obat-obatan seperti Promag dan Parasetamol,” jelas Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan dokter I Gusti Agung Istri Suyudharma Putri dari Puskesmas Blahbatuh 1, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di kedua jenazah. Lebam mayat ditemukan di wajah, dan cairan dari mulut kedua jenazah. “Saat ini keduanya di titip di RSUP Prof. Ngoerah (RSUP Sanglah),” tandasnya. adi
























