Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Naik 22 Orang, Tambahan Positif Hanya 8 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

”Angka Kesembuhan Capai 86,63 Persen, 38 Desa/Kelurahan Nihil Penambahan Kasus”

DENPASAR – Setelah sehari jumlahnya lebih sedikit dari tambahan kasus positif baru, kali ini kembali pasien sembuh covid-19 di Denpasar naik signifikan yakni sebanyak 22 orang, Senin (3/8/2020). Jauh lebih banyak dari tambahan kasus positif, hanya 8 orang. Sebelumnya Minggu (2/7/2020), pasien sembuh hanya 13 orang dan tambahan positif 16 orang.

Tambahan 22 orang sembuh ini secara otomatis menambah persentase kesembuhan pasien di ibukota Provinsi Bali ini menjadi 86,63 persen. Kabar baiknya, sebanyak 38 desa/kelurahan tercatat nihil kasus. Itu artinya 8 kasus positif baru hanya ditemukan di 5 wilayah desa/kelurahan.

”Kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 22 orang, dan kasus positif juga tercatat 8 orang yang tersebar di 5 desa/kelurahan. Jika dilihat dari data, penyebaran kasus baru bisa dikatakan mengalami penurunan, ini tak terlepas dari peran serta masyarakat dalam mencegah penularan.” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (3/8/2020).

Baca juga :  Isu Corona, Bali Destinasi Pariwisata Paling Menderita

Secara rinci, Dewa Rai menjelaskan bahwa dari 5 desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yakni Desa Sumerta Kaja mencatatkan jumlah kasus tertinggi yakni sebanyak 3 orang, disusul Desa Sumerta Kauh 2 orang, sedangkan 3 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan masing-masing 1 orang.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dewa Rai menambahkan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

Baca juga :  DPMPTSP Rancang Sistem Perizinan Daring Terintegrasi

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” harapnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid-19 tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.

Secara kumulatif, Dewa Rai menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar berjumlah 1.354 orang. Rincianya, sebanyak 1.173 orang (86,63 persen) sembuh, 14 orang (1,03 persen) meninggal dunia dan 167 orang (12,33 persen) masih dalam perawatan. yes

Baca juga :  3.026 Pasien Covid-19 di Bali Telah Sembuh, 455 Masih Dirawat

Berikut Tambahan Harian Kasus Positif Covid-19 di Denpasar
Kelurahan Dauh Puri: seorang perempuan usia 52 tahun. Desa Kesiman Petilan: seorang perempuan usia 40 tahun. Kelurahan Sumerta: seorang perempuan usia 45 tahun. Desa Sumerta Kaja: dua orang perempuan usia 31 dan 58 tahun serta seorang laki-laki usia 3 tahun. Desa Sumerta Kauh: dua orang laki-laki usia 41 dan 45 tahun.

.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.