MATARAM – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat mengecek pengamanan Lebaran Idul Fitri 1442 H di sejumlah tempat di Kota Mataram.
Lokasi pengecekan pertama yakni Pos Pam Ketupat Rinjani 2021. Rombongan Forkopimda berangkat sekitar pukul 16.21 Wita dari depan Pendopo Gubernur NTB menuju Pos Pam Karang Jangkong, Kota Mataram pada Sabtu (8/5/2021).
Selanjutnya di Lombok Epicentrum Mall, dan simpang empat Kebon Roek Ampenan. “Pengecekan untuk memastikan NTB dalam keadaan aman, tidak ada kerumunan berlebih, serta tidak ada kemacetan dan kriminalitas,” kata Gubernur Zul.
Ia menjelaskan, pemantauan yang dilakukan bersama Forkopimda untuk memberi kepastian bahwa NTB aman. Dia juga hendak memberi kepastian NTB kondusif, baik dari segi kamtibmas maupun dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
“Kita memastikan bahwa NTB aman, kita mengunjungi pos-pos penjagaan, memastikan tidak ada kerumunan berlebihan, tidak ada kemacetan, kriminalitas sudah bisa dicegah,” tegas Gubernur Zul.
Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal, menegaskan disiplin prokes jelang dan saat libur hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah wajib dilakukan. Dia mengatakan mal yang pengunjungnya melebihi kapasitas 50% harus tutup.
Kami sudah duduk bareng dengan para pengelola mal, kami sudah melakukan koordinasi yang bagus, sehingga ada beberapa aturan-aturan yang sudah mereka lakukan. Yang pertama memastikan bahwa pengunjung 50 persen dari kapasitas gedung,” ungkapnya.
Iqbal menyebut pihaknya bersama TNI serta Pemprov NTB secara rutin akan mendisiplinkan warga di titik-titik yang diprediksi ramai pengunjung. Iqbal menjelaskan dirinya dan Forkopimda NTB fokus mencegah terjadinya kerumunan.
“Apabila ada yang tidak menggunakan masker, satgas akan berkeliling di sini, baik itu pemprov, pihak pengelola mal maupun dari Polda dan Korem serta stakeholder keliling. Semua satgas di semua pusat perbelanjaan membagikan masker dan melakukan imbauan,” jelasnya.
Selain mengawasi kegiatan warga di mal, dia juga meninjau Pos Pengamanan (Pos Pam) Ketupat Rinjani 2021. Untuk wilayah NTB, total ada 38 pos yang didirikan untuk mengawasi aktivitas warga.
Terpisah, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen A. Rizal Ramdhani menegaskan dukungan TNI dalam pengamanan Idul Fitri. Iajuga mengimbau agar seluruh masyarakat NTB mematuhi prokes dengan penuh kesadaran, bukan hanya karena adanya tekanan satgas.
“Kami mendukung untuk pelaksanaan pengamanan Lebaran maupun kegiatan Pam Ketupat, kami dukung semaksimal mungkin. Kami gelar 3.000 orang untuk operasional di lapangan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, dengan situasi Covid-19 ini agar memenuhi protokol Covid demi keamanan dan keselamatan kita bersama,” ungkap Rizal.
Pantauan wartawan, saat tiba di Pos Pam Karang Jangkong, rombongan Forkopimda mendapat pemaparan dari Kapospam Karang Jangkong, terkait situasi pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan seperti Mataram Mall, Ruby Departemen Store, dan lain-lain. rul
























