Palak dan Aniaya Warga, Empat Nelayan Ditangkap

EMPAT pelaku penganiayaan di Kedonganan yang ditangkap polisi. Foto: ist
EMPAT pelaku penganiayaan di Kedonganan yang ditangkap polisi. Foto: ist

MANGUPURA – Aparat Unit Reskrim Polsek Kuta menangkap empat nelayan yang melakukan pemalakan dan pengeroyokan di Pasar Ikan Kedonganan, Kuta, Badung, pada Sabtu (30/1/2021) malam. Para nelayan yang tinggal di Jalan Segara Madu, Kedonganan, Kuta, Badung itu, melakukan aksinya usai pesta miras.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Made Yusdistira mengatakan, usai ditangkap pada Minggu (31/1/2021), para tersangka Mohamad Salam (38), Didik Haryanto (35), Mohamad Basori (40) dan Adrian Narendra Saputra (21) masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kuta. ‘’Mereka merupakan nelayan yang jualan ikan di Pasar Kedonganan Kuta,’’ katanya, Senin (1/2/2021).

Bacaan Lainnya

Para tersangka yang berasal dari luar Bali itu mengeroyok salah seorang korban, Timothy Dedy Siregar (30) yang tinggal di Kedonganan, Badung. Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu, awalnya nongkrong bersama adik dan teman-temannya di dermaga. Lalu adiknya yang perempuan menuju Pasar Ikan Kedonganan untuk mengambil motor yang diparkir. Tak berselang lama, tiba-tiba adiknya meberi kabar telah dipalak, dicolek, dicum dan dilecehkan oleh sekelompok pria mabuk di salah satu kafe kosong di Pasar Ikan Kedonganan.

Korban lantas menuju tempat para tersangka pesta miras. Korban bermaksud menanyakan perbuatan mereka terhadap adiknya. ‘’Baru mau bicara, tiba-tiba para para tersangka memukul dan menendang korban berkali-kali. Beruntung masyarakat sekitar melerai penganiayaan itu. Korban lantas melapor ke Polsek Kuta,’’ ucap Yudistira.

Berdasarkan laporan korban, anggota Unit Reskrim Polsek Kuta melakukan olah TKP dan meneriksa saksi-saksi. Ternyata para tersangka sudah tidak ada di lokasi. Lalu petugas melakukan penyisiran dan saat dini hari keempat tersangka ditangkap di tempat tinggalnya. ana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses