Organisasi Hindu NTB Serukan Pilkada Damai

PULUHAN tokoh umat Hindu lintas organisasi yang menyatakan sikap untuk kompak menjaga dan merawat keberagaman serta kondusifitas daerah dalam Plkada Mataram 2020. Foto: rul
PULUHAN tokoh umat Hindu lintas organisasi yang menyatakan sikap untuk kompak menjaga dan merawat keberagaman serta kondusifitas daerah dalam Plkada Mataram 2020. foto: rul

MATARAM – Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Umat Hindu NTB berkomitmen akan terus merawat keberagaman dan kondusifitas daerah selama berlangsungnya Pilkada Serentak 2020, khususnya di Kota Mataram. Mereka berharap Pilkada 2020 berlangsung secara damai.

Selain itu, aliansi yang berisi para tokoh umat Hindu lintas organisasi, di antaranya, PCM, ICHI, Paradah, Prajaniti dan KMHDI ini, mengimbau agar masyarakat dapat menjalankan proses pemilukada dengan santun dan tidak mudah terprovokasi isu-isu politik.

Read More

‘’Pada dasarnya segenap organisasi umat Hindu hadir dan berkumpul saat ini, justru ingin menjadi penyejuk di tengah hiruk-pikuknya proses pilkada dalam masa pandemi Covid-19 ini,’’ ungkap Sekjen Aliansi Organisasi Umat Hindu, I Wayan Karioka, saat menyampaikan sambutannya pada simakrama dan dialog tokoh umat Hindu Kota Mataram di STAN Gde Puja Mataram, Sabtu (24/10/2020).

Ia menyatakan, dalam setiap pemilu dukungan masyarakat kerap terpecah-pecah hingga akhirnya bermuara pada gesekan di masyarakat. Hal ini karena tingkat kematangan dan kedewasaan masyarakat masih rentan dalam menyikapi pola-pola politik yang terjadi.

‘’Kita harus sadar, walau masyarakat kita sudah cerdas dalam melihat dinamika politik, namun masih banyak kalangan yang belum dewasa menerima keputusan politik. Masih segar di ingatan bagaimana masyarakat terbelah akibat pola dukung-mendukung pada pilpres yang lalu. Maka kami sudah musyawarah dan memutuskan untuk mengawal keberagaman dan kondusifitas di Pilkada Mataram,’’ jelas Karioka.

Sementara itu, tokoh Umat Hindu Pamotan Cakranegara, Gede Wenten, mengatakan, pertemuan para tokoh umat Hindu kali ini, tidak lain adalah upaya menempatkan posisi tawar umat Hindu, baik di Pilkada maupun Pileg.

Oleh karena itu, pertemuan selanjutnya yang sudah disepakati oleh seluruh pimpinan lintas organisasi umat Hindu adalah menggelar dialog dengan para kandidat calon Wali Kota Mataram yang akan bertarung dalam kontestasi Pilwali saat ini.

‘’Harapan kita jelas. Agar bagaimana aspirasi politik umat Hindu bisa didengar oleh para paslon, sehingga niat utama merawat toleransi dan keberagaman di Kota Mataram akan bisa terus dipelihara oleh siapapun pemimpin yang terpilih ke depannya,” tandas Gede Wenten. 031

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.