Mulai Rabu Ini, Pasien Corona Tanpa Gejala Diisolasi di Puskesmas Rawat Inap

  • Whatsapp
SALAH satu puskesmas rawat inap yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri oleh GTPP Covid-19 Jembrana. Foto: ist
SALAH satu puskesmas rawat inap yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri oleh GTPP Covid-19 Jembrana. Foto: ist

JEMBRANA – Mulai Rabu (7/10/2020) hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana akan melaksanakan isolasi pasien positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan di empat pukesmas rawat inap di Kabupaten Jembrana.

Kepala UPT Puskesmas I Negara, dr. Ni Made Anggaraeni, mengatakan, pihaknya memastikan ruang isolasi mandiri di Puskesmas I Negara hanya akan diperuntukkan bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala. Ruang rawat inap ini memungkikan dijadikan sebagai ruang isolasi lantaran lokasinya tidak terhubung dengan ruangan lainnya. “Nanti akses masuknya langsung dari belakang sehingga pelayanan dipastikan tidak terganggu dengan ruang isolasi ini,” katanya.

Bacaan Lainnya

Anggaraeni menjelaskan, meskipun nantinya di Puskesmas tetap menerima pasien baik di UGD maupun di poliklinik rawat jalan, namun bagi pasien yang diharuskan rawat inap akan dirujuk ke RSU Negara. Selain ruangan, seluruh tenaga kesehatan di ruang rawat inap secara otomatis menjadi petugas ruang isolasi.

“Kami ada lima kamar, masing-masing dua bed. Seluruh tenaga medis di ruang rawat inap, ada delapan para medis dan empat dokter dan satu ambulans akan ditugaskan di ruang isolasi. Tapi dari fasilitas menungkinkan karena pasien tanpa gelaja,” jelasnya.

Baca juga :  Pendapatan Taman Nasional Bali Barat Terjun Bebas, PNBP Tinggal Rp20 Juta Se-Bulan

Ia menambahkan, areal ruang isolasi ini akan menjadi zona merah di areal puskesmas. Sehingga petugas harus menerapkan protokol kesehatan dan prosedur yang sangat ketat dengan menggunakan APD lengkap dan mereka harus melakukan prosedur ketat saat keluar melalui zona kuning menuju zona hijau.

“Ini untuk keselamatan petugas medis. Selain Puskesmas I Negara ini, ada juga tiga puskesmas lain di Jembrana yang juga dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala,” kata Anggaraeni.

Hal senada diungkapkan Sekda Jembrana, I Made Sudiada, Selasa (6/10/2020). Ia mengatakan dari enampukesmas rawat inap se-Jembrana, ada empat pukesmas yang disiapkan menjadi tempat isolasi. Keempat puskesmas yang telah siap dijadikan tempat isolasi itu yakni Pukesmas I Pekutatan, Pukesmas I Mendoyo, Puskesmas I Negara, dan Puskesmas I Melaya.

“Masing-masing puskesmas menyediakan 10 bed isolasi, sehingga total ada 40 bed isolasi di 4 pukesmas. Ini dilakukan untuk cadangan tempat perawatan pasien Covid-19 di RSUD Negara yang hanya ada 42 bed. Jumlah ini sudah cukup memadai untuk isolasi mandiri. Mulai besok Rabu (hari ini, red) sudah siap dipakai, sudah disurvei. Untuk pasien non Covid-19 yang harus rawat inap akan dirujuk ke RSU Negara” katanya. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.