Mencuri di Kos-kosan, Cening Diciduk Polisi

  • Whatsapp
PELAKU pencurian, Cening (pakai baju tahanan), beserta barang bukti ditunjukkan di Mapolres Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Bebas dari penjara tahun 2019 lalu, tak membuat Cening Narma (49) jera. Pasalnya, residivis kasus cabul ini kembali melakukan aksi kejahatan. Warga asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng ini mencuri barang di beberapa kos di wilayah Kota Singaraja.

Cening diringkus oleh jajaran Polsek Kota Singaraja karena mencuri barang elektronik di rumah kos. Aksi kejahatan itu berulang kali dilakukan oleh pelaku di sejumlah kos yang ada di seputaran Kota Singaraja.

Bacaan Lainnya

Terakhir, Cening menyatroni kamar kos yang dihuni korban Gede Arta Jaya Wisuka (41) di Jalan Pulau Natuna, Kelurahan Penarukan, Buleleng. Korban mengaku kehilangan satu unit hand phone (HP). Gede Arta langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Singaraja.

Berangkat dari laporan itu, jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja melakukan penyelidikan. Polisi kemudian melacak Id yang ada pada ponsel korban yang dicuri serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan, pelakunya mengarah kepada Cening, seorang residivis atas kasus pencabulan.

Cening berhasil diamankan polisi pada Senin (8/11/2021) sekitar pukul 14.00 Wita di sebuah kamar kos di wilayah Kelurahan Penarukan, Buleleng. Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Kota Singaraja untuk dimintai keterangan atas perbuatannya.

Baca juga :  Penyaluran Bantuan 6 Ton Beras ASN Denpasar Terus Berlanjut

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Dewa Ketut Darma Adiawan, seizin Kapolres Buleleng mengatakan, dari hasil interogasi terungkap pelaku juga pernah menjalankan aksinya di dua TKP kamar kos yang berbeda di wilayah Kota Singaraja. Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti 3 unit HP dan 1 buah obeng.

‘’Korban yang melapor mengalami kerugian sekitar Rp5,1 juta. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara masuk ke kamar kos korban saat pintu kamar tidak terkunci. Lalu pelaku dengan mudah mengambil barang yang ada di dalam kamar,’’ ungkap Kompol Dewa Darma, Rabu (1/12/2021).

Pelaku Cening mengaku HP hasil curiannya dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. ‘’Handphone saya jual Rp350 ribu. Uangnya itu saya pakai untuk memenuhi keperluan sehari-hari, makan,’’ ujar Cening.

Akibat perbuatannya, Cening terpaksa harus kembali mendekam dibalik jeruji besi. Dia terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.