Makna Angka 9 di Balik Kemenangan Jaya Wibawa, Kadek Agus Sapu Bersih di TPS-nya

IGN Jayanegara nyoblos bersama istri di TPS 11 Banjar Saba, Penatih, Denpasar Timur. Foto: ist
IGN Jayanegara nyoblos bersama istri di TPS 11 Banjar Saba, Penatih, Denpasar Timur. Foto: ist

DENPASAR – Angka 9 dinilai menghadirkan “keberuntungan” bagi paslon IGN Jaya Negara-Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya Wibawa) dalam Pilkada Denpasar 2020, Rabu (9/12/2020). Entah ada kaitan atau tidak, yang pasti paslon ini menorehkan capaian tertinggi dalam Pilkada 2020 melawan penantang di lima kabupaten/kota di Bali, Rabu (9/12/2020). Perolehan suara paslon yang diusung PDIP, Gerindra dan Hanura ini melambung sampai 81 persen berbanding 19, persen yang diperoleh lawannya, paslon Ngurah Ambara Putra-Bagus Kertha Negara (Amerta).

Perolehan suara sampai dengan pukul 18.00 dengan suara yang masuk 92 persen tersebut jauh di atas target Jaya Wibawa yang “hanya” 72 persen. Dari 406 DPT di TPS 11 Banjar Saba, Penatih, Dentim, Jaya Negara mendapat 396 dan Amerta 5 suara. Sementara di TPS 9 Banjar Ambengan, Pedungan, Densel, Kadek Agus Arya Wibawa menyapu bersih 368 suara sah dari total 421 DPT.

Bacaan Lainnya

Mengomentari perolehan itu, Jaya Negara memulai dengan mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Denpasar yang sudi menggunakan hak pilih mereka di tengah kondisi pandemi Covid-19. Terlepas dari kemenangannya, dia lebih mementingkan pilkada berlangsung aman, masyarakat dapat menyalurkan hak politik secara damai, dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

“Kami syukuri sekali hasil ini, terutama tidak sampai ada klaster baru Covid-19 dari pilkada ini. Terima kasih untuk semua masyarakat Denpasar yang menyukseskan pilkada ini, dengan tidak melupakan penerapan protokol kesehatan,” ucap politisi kalem tersebut.

Mencegah terjadi kerumunan akibat euforia pendukung atas kemenangan tersebut, Jaya Negara mendaku menginstruksi kepada Ketua Tim Pemenangan untuk menyampaikan ke kader dan simpatisan tidak merayakan secara berlebihan. Hal itu juga sesuai surat Kapolresta Denpasar, sebagai upaya antisipasi kerumunan yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Terkait kemenangan dengan angka di luar ekspektasi itu, Sekretaris DPD PDIP Bali itu memilih merendah. Alih-alih gembira berlebihan, Jaya Negara justru memaknai kemenangan itu sebagai tugas dan tanggung jawab besar untuk Denpasar sampai tahun 2024 mendatang. “Yang jelas kalau benar kami dapat, apalagi tadi dibilang 83 persen,  berarti kami punya tanggung jawab bagaimana meyakinkan yang memilih kami tidak akan kecewa. Kami akan kerja keras agar yang memilih pada kondisi pandemi seperti sekarang ini tidak akan dikecewakan,” lugasnya.

Hubungan dengan “cocoklogi” angka 9 sebagai keberuntungan, dia berujar pilkada dilangsungkan tanggal 9, usianya sekarang 54 tahun (dijumlah jadi 9), mencoblos pukul 9, di TPS menang 99 persen, suara sah 54 persen. Jika menang 81 persen maka dijumlah 9 juga. “Tapi kalau menang 83 persen, ya ngga apalah, bagus juga,” tandasnya terkekeh.

Paslon Amerta yang sedianya dimintai komentar, sampai berita ini ditulis tidak memberi tanggapan. Ambara yang dihubungi tidak mengangkat telepon meski terdengar nada sambung. Begitu juga dengan Kertha Negara yang tidak menjawab panggilan telepon. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses