Longsor Terjang Rumah Warga Desa Galungan

  • Whatsapp
KONDISI tembok rumah Banjar Dinas Dajan Pangkung, Desa Galungan, Buleleng, yang tertimpa material longsor saat dibersihkan petugas BPBD Buleleng bersama warga sekitar. Foto: ist
KONDISI tembok rumah Banjar Dinas Dajan Pangkung, Desa Galungan, Buleleng, yang tertimpa material longsor saat dibersihkan petugas BPBD Buleleng bersama warga sekitar. Foto: ist

BULELENG – Bencana longsor terjadi di Banjar Dinas Dajan Pangkung, Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Buleleng pada Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 19.30 Wita. Longsor tersebut membuat sebuah rumah semi permanen milik Putu Merta Dana (47) rusak berat akibat diterjang tanah longsor.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana longsor tanah setinggi 15 meter dan lebar 15 meter tersebut. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditafsir mencapai jutaan rupiah, akibat kerusakan pada tembok depan dan samping rumah.

Bacaan Lainnya

Perbekel Desa Galungan, Nyoman Suksema, mengatakan, kejadian tanah longsor itu terjadi akibat hujan deras. Kondisi tanah yang labil membuat tanah tersebut longsor dan menimpa rumah milik Merta Dana. Beruntung saat kejadian itu, Merta Dana bersama keluarganya sedang berada di dapur.

“Material longsor menimpa tembok bagian depan dan samping rumah. Kerusakannya mencapai 80 persen. Korban dan keluarganya aman dan selamat, karena saat kejadian itu mereka ada di dapur,” kata Nyoman Suksema. 

Akibat kejadian tersebut, kini Merta Dana bersama keluarganya mengungsi sementara waktu di rumah milik tetangganya. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, pada Rabu (3/2/2021) pagi baru bisa membersihkan sisa material longsor bersama warga sekitar.Bantuan berupa berupa sembako, selimut, pakaian sudah diberikan oleh BPBD Buleleng dan PMI Buleleng.

Baca juga :  966 Warga China Ajukan "Izin Tinggal Terpaksa" di Denpasar dan Singaraja

Menurut Perbekel, sejatinya pada Selasa (2/2/2021) tanah longsor terjadi di empat titik di Desa Galungan, yakni tiga titik di Dusun Dajan Pangkung, dan satu titik lagi di Banjar Dinas Desa. ‘’Longsor terparah yang menimpa rumah milik Merta Dana ini. Sementara titik yang lain kecil, hanya menutup jalan tapi sudah dibersihkan warga. Hujan deras sekali, ditambah tanah yang longsor ini labil. Saya tetap mengimbau kepada warga untuk selalu waspada,’’ ujar Nyoman Suksema. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana, menjelaskan, dari hasil asesmen, korban Merta Dana mengalami kerugian sebesar Rp2 juta. BPBD Buleleng akan melaporkan kejadian ini ke BPBD Bali agar mendapat bantuan perbaikan rumah. 

Suadnyana pun mengimbaumasyarakat Buleleng yang tinggal di bawah tebing agar waspada. Dan, akan lebih baik untuk sementara waktu segera mengungsi ke rumah kerabat yang berada di zona aman selama hujan deras masih terus mengguyur wilayah Buleleng.

“Diprediksi hujan akan terus terjadi akhir Februari nanti. Jadi warga yang tinggal di bawah tebing harus berhati-hati. Karena terus hujan, jadi kondisi tanah yang labil dikhawatirkan menimbulkan longsor. Tapi kami bersyukur sampai saat ini, tidak ada korban jiwa,” pungkas Suadnyana. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.