Liga 1 : Gol Privat Mbarga Bawa Bali United Permalukan Tuan Rumah Persebaya

BEK tengah Bali United Haudi Abdillah (putih) berjibaku mengawal pergerakan penyerang Persebaya Silvio Rodrigues Pereira Junior pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2022-2023, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/9/2022). foto: antaranews

SURABAYA – Bali United melanjutkan tren positifnya di laga tandang, menyusul sukses Serdadu Tridatu mempermalukan tuan rumah Persebaya pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia musim 2022-2022 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (2/9/2022).

Gol semata wayang Bali United dicetak striker berdarah Kamerun Privat Mbarga. Sebelumnya, Bali United menang di markas Barito Putera 2-1 dan menang tipis 3-2 di kandang Persib Bandung.

Bacaan Lainnya

Kemenangan atas Persebaya membawa tim besutan Pelatih Stefano ”Teco” Cugura naik ke peringkat tiga klasemen sementara degan nilai 18, di bawah Madura United nilai 19 yang juga menang 1-0 di markas Persita. Tempat kedua dihuni Borneo yang baru melakoni 7 pertandingan dengan nilai 18

Sejak kick off, Persebaya tampil menggebrak dengan berusaha menciptakan beberapa peluang di depan gawang Bali United yang dikawal Nadeo Arga Winata.

Striker Silvio Junior nyaris mencetak gol ketika tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti membentur barisan pertahanan lawan sehingga hanya mengakibatkan tendangan penjuru.

Peluang demi peluang didapatkan pemain depan Bajol Ijo, tapi penyelesaian akhir yang kurang tenang dan rapatnya pertahanan tim tamu membuat bola sulit bersarang ke gawang Nadeo.

Keasyikan menyerang, Bali United yang mengandalkan Ilisa Spajosevic mencoba sekali dua kali menyerang untuk merepotkan lini pertahanan Persebaya.

Pada menit ke-33, tim tamu unggul melalui Privat Mbarga yang memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Persebaya. Usai mencetak gol, Bali United justru tampil menekan dan berulang kali menciptakan peluang dari Yabes Roni, Spajosevic dan Privat. Namun skor 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Pelatih Persebaya Aji Santoso memasukkan Ahmad Nofiandani dan Alta Ballah untuk menggantikan Supriyadi dan Arif Catur. Sejak wasit Thoriq Al-Katiri meniup peluit babak kedua, para pemain Persebaya terus menggempur pertahanan Bali United, bahkan Sho Yamamoto sempat mengoyak jala Nadeo, tapi pemain asal Jepang tersebut terperangkap offside.

Merasa tertekan, Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengeluarkan Spajoseciv dan Yabes Roni untuk digantikan Lerby Eliandry dan M. Rahmat. Penyelamatan gemilang dilakukan Nadeo Arga Winata saat menepis sundulan keras Leo Lelis yang memanfaatkan tendangan penjuru pada menit ke-67.

Aji Santoso kembali melakukan penyegaran di lini tengah dengan memainkan pemain berjuluk gelandang pengangkut air, M Hidayat, dan menarik keluar Andre “cobra” Oktaviansyah. Pada 15 menit terakhir, pelatih asal Malang itu mengubah taktik memainkan dua striker dengan memasukkan Januar Eka menggantikan Marselino Ferdinan.

Dalam sisa pertandingan, Persebaya bertubi-tubi menyerang, namun pertahanan disiplin tim tamu dan kurang efektifnya serangan tuan rumah membuat skor tidak berubah.

Minta Maaf ke Suporter
Usai laga, pemain Persebaya Rizky Ridho mewakili rekan-rekan setimnya meminta maaf atas kekalahan di kandang dari Bali United sehingga membuat kecewa suporter dan pecinta bola Surabaya. “Kami mohon maaf. Hasil ini tidak kami inginkan, apalagi bermain di kandang,” kata dia dalam konferensi pers usai pertandingan, Jumat malam.

Kekalahan di kandang membuat puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Tomo kecewa dan berharap Persebaya tak lagi menyia-nyiakan kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Menurut Rizky, tim sudah bekerja ekstra maksimal, namun kecolongan saat terjadi kemelut di mulut gawang Satria Tama. “Di sisa pertandingan, kami berjuang untuk mencetak gol. Suporter juga tahu bagaimana kami bermain dan terus menekan, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ucap bek timnas Indonesia tersebut.

Hal senada disampaikan Pelatih Aji Santoso yang mengakui keunggulan Bali United meski 2×45 menit timnya tampil menekan dan menciptakan beberapa peluang.

“Pengalaman para pemain Bali United sangat terlihat di lapangan. Meski menyerang, tapi hasilnya tidak berpihak. Ke depan akan jadi evaluasi dan tidak boleh terjadi, apalagi bermain di kandang,” kata Aji, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Hasil tersebut membuat “Bajol Ijo”, julukan Persebaya, tertahan di papan tengah klasemen, tepatnya peringkat delapan dengan 10 poin hasil tiga kali menang, sekali imbang dan empat kali menelan kekalahan.

Dalam waktu dekat, Persebaya dijadwalkan bermain tandang ke Sulawesi Selatan untuk menghadapi tim papan atas PSM Makassar pada 10 September 2022. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses