Lampu Padam, Kariasa Dapati Rumah dan Dapur Ludes Terbakar

  • Whatsapp
Foto: KEBAKARAN POLISI ketika melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di kediaman I Ketut Kariasa, Rabu (26/8). Foto: gia
Foto: KEBAKARAN POLISI ketika melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di kediaman I Ketut Kariasa, Rabu (26/8). Foto: gia

BANGLI – Terbangun karena lampu padam, Ketut Kariasa (28) justru mendapati peristiwa kebakaran di rumahnya. Peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Sabang, Desa Belantih, Kintamani, itu menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, kejadian diketahui pada Selasa (25/8), saat I Ketut Kariasa terbangun dari tidurnya pukul 23.30 Wita lantaran lampu rumah padam. Dia itu segera keluar rumah untuk mengecek apa yang terjadi.

Namun ia justru mendapati kobaran si jago merah, telah melalap bagian dapur rumah dan menjalar ke bangunan utama. Melihat hal tersebut Kariasa segera membangunkan keluarganya untuk bergegas keluar rumah.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi Rabu (26/8) menjelaskan, pemilik rumah dan keluarga telah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Kendati demikian upaya tersebut tidak banyak membuahkan hasil, sebab kobaran api telah membesar dan angin bertiup kencang.

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 Nasional Bertambah 2.657 Sekaligus Rekor Baru, Sembuh 1.066 Orang

‘’Musibah kebakaran itu mengakibatkan dapur serta rumah ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun demikian musibah kebakaran menyebabkan korban mengalami kerugian hingga Rp150 juta,’’ ujarnya.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kintamani. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP. ‘’Berdasarkan hasil olah TKP, diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik,’’ tandas AKP Sulhadi. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.