Lambang Panji Daerah Bangli Dikembalikan Jadi Hijau Muda

PADA era kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati I Wayan Diar, panji-panji Kabupaten Bangli yang sebelumnya berwarna dasar kuning, dikembalikan sesuai peraturan yakni warna hijau muda. Foto: ist
PADA era kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati I Wayan Diar, panji-panji Kabupaten Bangli yang sebelumnya berwarna dasar kuning, dikembalikan sesuai peraturan yakni warna hijau muda. Foto: ist

BANGLI – Panji-panji Kabupaten Bangli yang dibawa pasukan pembawa lambang daerah sebelumnya berwarna dasar kuning. Namun, pada era kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati I Wayan Diar, warna tersebut dikembalikan sesuai peraturan yakni warna hijau muda. Hal ini mengacu Perda Tingkat II Bangli Nomor 8/Perda/1976 tentang Lambang daerah yang tertuang dalam lembaran daerah Nomor 25 tahun 1977, di pasal 12 tentang lambang daerah dalam bentuk panji menggunakan dasar warna hijau muda. Hal itu diutarakan Bupati Sedana Arta, usai apel peringatan HUT ke-817 Kota Bangli, Senin (10/5/2021).

Menurut Sedana Arta, perubahan itu karena dia taat aturan, tidak ada unsur lain. “Kenapa sekarang berubah? Pada intinya kami tetap taat aturan, apapun yang sudah ada aturan yang dimiliki akan dilaksanakan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Disampaikan pula, vandel di atas meja itu dasarnya berwarna kuning, sedangkan lambang daerah masih tetap. Sementara dalam bentuk badge menggunakan dasar putih perak, dan dapat dipakai sebagai tanda mata atau kenang-kenangan maupun dipasang di ruang kerja pejabat daerah.

Dia berharap hal-hal prinsip seperti ini jangan sampai bias. Jangan sampai Bupati ganti lalu terjadi perubahan yang menyalahi prinsip dan aturan. Sama dengan maskot, jelasnya, ketika era Bupati Arnawa memakai sekar sandat saja, dan diikuti. Era Bupati Made Gianyar buat maskot bunga gumitir, juga diikuti.

“Bupati sekarang mengambil langkah-langkah, kami rapatkan semua stakeholder, sepakat pucuk bang. Ini adalah momen untuk membangkitkan rasa jengah dan untuk membangkitkan rasa bangga kita sebagai warga Bangli,” bebernya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses