Lalu Lintas dan Transportasi Memadai, Indikator Kemajuan Daerah

KAPOLRES Tabanan, AKBP Chandra Citra Kesuma, saat menyematkan pita kepada perwakilan peserta operasi dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Agung 2025, Senin (10/2/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Indikator kemajuan suatu daerah adalah keberadaan lalu lintas dan sarana transportasi yang memadai, sehingga memegang perananan penting dalam kehidupan masyarakat, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran kegiatan masyarakat di daerah.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tabanan, AKBP Chandra Citra Kesuma, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Agung 2025 di halaman Apel Polres Tabanan, Senin (10/2/2025).

Read More

Apel gelar pasukan yang ditandai dengan penyematan pita peserta operasi itu, juga dihadiri sejumlah undangan dari instansi terkait. Antara lain dari Kodim 1619/Tabanan, Dinas Perhubungan Tabanan, Dinas Kesehatan Tabanan, dan dari Jasa Raharja Cabang Tabanan.

AKBP Chandra mengatakan, dinamika perkembangan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dan teknologi yang semakin kompleks, menimbulkan permasalahan-permasalahan baru di bidang lalu lintas, seperti kemacetan arus lalu lintas di titik-titik dan kawasan strategis.

“Peningkatan volume kendaraan yang belum berbanding lurus dengan peningkatan infrastruktur jalan, ditengarai sebagai penyebab kemacetan yang sering terjadi di titik-titik tertentu,” ujarnya.

Selain itu, peningkatan jumlah pelanggaran lalu lintas juga jadi salah satu permasalahan yang harus dihadapi. Keselamatan dalam berlalu lintas adalah sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan oleh semua pihak, sebagai pengemban fungsi kamseltibcarlantas.

“Terlebih lagi dalam waktu dekat kita akan menyambut bulan suci Ramadan dan kegiatan mudik lebaran Idul Fitri 1446, yang dipastikan akan menimbulkan lonjakan mobilitas masyarakat di jalan raya,” ujar Chandra.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjutnya, Polri secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan operasi kepolisian di bidang lalu lintas. Salah satunya yaitu Operasi Keselamatan Agung Tahun 2025.

Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 10-23 Februari 2025, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta didukung dengan kegiatan penegakan hukum menggunakan E-TLE, baik statis maupun mobile.

“Manajemen lalu lintas merupakan tugas yang harus dikerjakan secara komprehensif. Oleh karena itu, kerja sama dan dukungan dari seluruh stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Bali sangat dibutuhkan untuk menyukseskan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung Tahun 2025 ini,” tegasnya.

Kapolres Tabanan juga mengingatkan kepada para personel jajarannya agar selalu mengawali tugas dengan doa, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pribadi dalam melaksanakan tugas.

“Laksanakan tugas sesuai SOP yang telah ditentukan. Kedepankan tindakan humanis, edukatif, dan simpatik kepada masyarakat. Penindakan hanya dilakukan dengan E-TLE, tidak ada pungli sekecil apapun,” tegasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.