KSOP Padangbai Apresiasi Nelayan Selamatkan Penumpang, Kebakaran KM Mutiara Timur I Masih Misteri

UPAYA pemadaman api yang menghanguskan Ferry KM Mutiara Timur I di Perairan Kubu pada Rabu (16/11/2022) sore. Penyebab kebakaran kapal itu masih misteri, hingga akhirnya tenggelam di dekat Selat Lombok keesokan harinya, Kamis (17/11/2022) sore. Foto: dok

KARANGASEM – Kebakaran Ferry KM Mutiara Timur I di perairan Kubu pada Rabu (16/11/2022) sore masih menyisakan pertanyaan besar: apa penyebab api muncul dan kemudian menghanguskan kapal yang mengangkut 236 penumpang itu? Kapal akhirnya tenggelam di dekat Selat Lombok keesokan harinya, Kamis (17/11/2022) sore.

Sebelumnya, KSOP Padangbai menyebut kapal KN Chundamani- P.116, KN Pulau Monrore, dan kapal TB Transko Dara milik PT Pertamina Integrated Manggis berupaya membantu memadamkan kebakaran. Namun, setelah terseret arus, posisi kapal yang melayani penyeberangan Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jatim-Pelabuhan Gili Mas, Lembar, NTB itu makin miring hingga tenggelam.

Bacaan Lainnya

“Untuk penyelidikan itu kewenangan KNKT, kami belum menerima informasi soal itu. Apalagi kapalnya sudah tenggelam di perairan dalam,” sebut Kepala KSOP Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Senin (21/11/2022).

Lebih jauh diterangkan, setiap terjadi kecelakaan transportasi, salah satunya kecelakaan atau kebakaran kapal, KNKT akan melakukan penyelidikan menyeluruh. Bila terjadi kasus hukum, akan dibawa ke Mahkamah Pelayaran. Hanya, cetusnya, yang terpenting dan dia sangat syukuri adalah seluruh penumpang dalam kapal nahas itu berhasil diselamatkan.

Terlepas dari penyebab kebakaran, dia melontarkan apresiasi dan terima kasih kepada para nelayan di Banjar Dinas Lean dan Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang membantu menyelamatkan para penumpang kapal. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses