Kornelis Raih Emas PON Papua, De Gadjah: Kebangkitan Tinju Bali

  • Whatsapp
KETUA Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya (depan kanan) bersama Ketua KONI Bali Ketut Suwandi (depan kedua dari kanan) berpose dengan para petinju Bali yang semuanya sukses meraih medali PON XX Papua. foto: antaranews

JAYAPURA – Ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Bali, Made Muliawan Arya, mengatakan, torehan medali emas Kornelis Kwangu Langu pada laga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua, menjadi penyemangat petinju Pulau Dewata.

“Medali emas yang diraih Kornelis akan menjadi penyemangat bagi bangkitnya tinju di Bali. Karena terakhir yang mendapat medali emas pada ajang empat tahunan itu, yakni Pino Bahari pada pada PON XIV,” katanya, Rabu (13/10/2021).

Bacaan Lainnya

“Kami sangat bangga dengan prestasi ini. Berkat doa masyarakat Bali juga dukungan pemerintah, KONI Bali, sponsor dan pihak-pihak terkait. Sehingga yang diharapkan sejak lama kini berbuah manis,” ujar pria yang akrab dipanggil De Gadjah ini.

Ia mengatakan medali emas semata wayang disabet Langu di kelas 49 kg yang menaklukan petinju NTT, Mario Kali. Sementara dua medali perak diraih Julio Bria kelas 56 kg dan Cakti Dwi Putra kelas 75 kg. Sedangkan tiga perunggu dipersembahkan Yulianus Babu (60 kg), Jekri Riwu (64 kg), Krispinus Mariano (46 kg).

“Kami bisa meloloskan enam petinju ke PON sudah sangat luar biasa dan semua petinju membawa pulang medali. Sekali lagi kami bangga dengan perjuangan para petinju,” ujar De Gadjah, yang dikutip posmerdeka.com dari antaranews.

Pria yang juga wakil ketua DPRD Kota Denpasar ini menambahkan, prestasi yang diraih petinju Bali sudah luar biasa karena selama persiapan dilakukan di Bali cukup disiplin. Meski tiga petinju lolos ke final hanya merebut satu medali emas, cukup membanggakan.

Baca juga :  Gubernur Koster akan Petakan Olahraga Unggulan Bali Bersama KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota

“Penyelenggaran PON Papua luar biasa dan penilaian wasit sangat sportif. Petinju kita bisa berprestasi asal pelaksanaan PON objektif,” pungkas De Gadjah. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.