POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Komisi IV DPRD Gianyar melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri 1 Gianyar dan UPTD PPA Gianyar. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, menyampaikan, monev ke SLBN 1 Gianyar sebagai bentuk kepedulian kepada anak disabilitas, khususnya yang sekolah di SLB N 1 Gianyar.
Dia menyebut Kepala SLBN Gianyar menyampaikan ada anak yang butuh rumah singgah dan mess. Ini merupakan kendala bagi anak yang tinggal jauh dari SLB, karena orangtuanya perlu tempat menitipkan anak.
“Tempat untuk menitipkan siswa untuk sementara sangat diperlukan. Rumah singgah atau mess yang dimohonkan, agar Pemkab Gianyar bisa membatu tempat untuk fasilitasnya,” ujar Pebriantara.
Lebih jauh disampaikan, ada beberapa aset daerah yang bangunannya selama ini belum difungsikan. “Kami akan kaji. Kalau memungkinkan untuk bisa dipakai, kami komunikasikan kepada pihak eksekutif,” janjinya.
Pada monev di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak yang di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dandan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Kadis AA Widyawati dan Kepala UPTD PPA menyampaikan kebutuhan struktur organisasi yang lengkap. Juga rumah singgah untuk menangani saat ada kasus.
“Pada saat menangani kasus anak dan perempuan, perlu ada rumah singgah sementara yang representatif sebagai syarat Kabupaten Layak Anak,” jelas Pebriantara.
Semua aspirasi yang diterima itu, ulasnya, akan dibicarakan dalam rapat kerja Komisi. Jadi, bisa menjadi pendapat Komisi untuk bisa disampaikan dan diperjuangkan ke lembaga DPRD supaya disampaikan ke eksekutif.
“Mudah-mudahan aspirasi ini bisa kami kawal dengan baik sebagai langkah kebijakan publik. Juga wujud keberpihakan kami kepada kaum disabilitas, yang diatur dalam Perda 10 tahun 2022, tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas,” pungkasnya. adi























