Ketut Suardana – Turah Mantri Tarung ”Head to Head” Berebut Kursi ”Panas” Ketua Umum Asprov PSSI Bali

ANAK Agung Ngurah Garga Chandra Gupta yang karib disapa Turah Mantri (depan kedua dari kanan), saat memperlihatkan dokumen pendaftaran bersama Ketua Komisi Pemulihan (KP) Asprov PSSI Bali, Anak Agung Gede Dalem Suarnata. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Setelah lama ditunggu hingga penutupan pendaftaran calon Jumat (25/4/2025), akhirnya kursi “panas” Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali masa bhakti 2025-2029, akan diperebutkan dua orang (head to head).

Menurut Ketua Komisi Pemulihan (KP) Asprov PSSI Bali, Anak Agung Gede Dalem Suarnata, dua nama bakal calon ketua umum Asprov PSSI Bali yakni; I Ketut Suardana (petahana) dan mantan Ketua Askot PSSI Denpasar Anak Agung Ngurah Garga Chandra Gupta yang karib disapa Turah Mantri.

Bacaan Lainnya

Turah Mantri mendaftarkan diri pada Umanis Galungan (24/4) juga bertepan dengan hari ulang tahunnya (Ultah). Saat mendaftar, Turah Mantri diantar sejumlah manyan pemain Perseden seperti Ary Omalor, Mustika dan Komang Mariawan.

Sementara sebagaimana diketahui, Ketut Suardana yang sudah dua periode menjabat sebagai ketua umum, bisa mencalonkan diri kembali untuk periode ketiga karena adanya perubahan statuta PSSI.

Selain posisi ketua umum, Kongres Asprov PSSI juga memilih satu kursi wakil ketua umum (Waketum) yang akan diperebutkan tiga kandidat yakni; I Made Sudiana, I Gusti Ngurah Anom Jaksa Saputra, dan Nasser Fakhry Attamimi. Nama terakhir sebelumnya ditunjuk sebagai Ketua Komite Pemilihan Asprov PSSI Bali dan akhirnya mundur karena mencalonkan diri.

Kongres nanti juga memilih Exco Asprov PSSI. Sampai batas akhir pendaftaran, ada enam kandidat yang mendaftar yaitu Wery Sulasmiaty, I Putu Sugi Darmawan (petahana), I Wayan Artanayasa (petahana), I Made Pakris, Gede Made Anom Prenata, dan I Gusti Lanang Rai Buyana.

”Saat ini, kami di KP memasuki tahapan verifikasi dokumen calon hingga 30 April. Hasil verifikasi bakal calon, akan kami umumkan sesuai jadwak pada 1-4 Mei. Bagi bakal calon yang tidak lolos verifikasi dapat mengajukan banding,” kata Anak Agung Gede Dalem Suarnata.

Tahapan selanjutnya, tambah pria yang akran disapa Gung Dalem itu, pada 5-7 Mei, dilakukan proses pengajuan banding. Kemudian pada tanggal 11-13 Mei, akan dilakukan proses sidang banding. Kemudian pada 14 Mei akan ada pengumuman hasil sidang banding dan pengumuman final kandidat ketum, cawaketum, dan Anggota Exco PSSI Bali.

Tahapan selanjutnya, pemaparan visi dan misi kandidat akan dilakukan pada 8 Juni mendatang sebelum akhirnya Kongres pemilihan dilakukan di Denpasar pada 6 Juli. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses