Kembangkan Wisata Kuliner, Pemkab Gianyar Gandeng PT Aerofood Indonesia

  • Whatsapp
PENANDATANGAN nota kesepahaman antara Bupati Gianyar, Made Mahayastra (kanan) dengan PT Aerofood Indonesia yang diwakili Dirut PT Aerofood Indonesia SIS, Handaya Azis. foto: ist

GIANYAR – Mengembangkan wisata kuliner di wilayahnya, Pemkab Gianyar bekerja sama dengan PT Aerofood Indonesia dan Indonesian Chef Association Badan Pengurus Daerah Bali (ICA Bali).

Nota kesepahaman ditandatangani Bupati Gianyar, Made Mahayastra; dengan PT Aerofood Indonesia yang diwakili Dirut PT Aerofood Indonesia SIS, Handaya Azis, terkait penyediaan jasa layanan makanan dan minuman.

Bacaan Lainnya

Juga kesepakatan dengan Ketua ICA BPD Bali, I Gede Putu Hendra Mahena, tentang pembinaan dan pengembangan kuliner di Gianyar. Kesepakatan ditandatangani di ruang sidang utama kantor Bupati Gianyar, Jumat (16/10/2020).

Tindak lanjut kesepakatan dengan ICA BPD Bali dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Gianyar tentang pembinaan dan pengolahan pangan lokal masyarakat, Dinas Pariwisata di bidang pengembangan wisata kuliner khas Gianyar, Dinas Tenaga Kerja di bidang peningkatan kemampuan pencari kerja di bidang bisnis atau usaha kuliner.

Kemudian dengan Dinas Koperasi dan UKM di bidang peningkatan kemampuan kewirausahaan bidang kuliner bagi UMKM dan koperasi, Disperindag di bidang pengembangan pusat kuliner khas Gianyar, Dinas PUPR dalam upaya pengembangan sarana dan prasarana usaha kuliner yang memenuhi standar, Dinas Kesehatan dalam upaya pengembangan kuliner sehat, dan TP PKK Gianyar dalam upaya peningkatan kemampuan anggota PKK.

Baca juga :  Kompetisi Nasional Diharapkan Bisa Adopsi Protokol Kesehatan Negara Lain

Bupati Mahayastra mengungkapkan rasa bahagianya karena Pemkab Gianyar memulai langkah awal ini. Menurutnya, apapun kebijakan itu harus dimulai dengan regulasi kuat seperti nota kesepakatan. Kesepakatan ini bertujuan mengembangkan makanan khas Gianyar sebagai wisata kuliner.

Selain itu, juga membantu meningkatkan kemampuan kewirausahaan di bidang kuliner bagi UMKM di Gianyar. Yang tak kalah pentingnya, sambungnya, yakni bagaimana meningkatkan kemampuan pencari kerja di bidang bisnis usaha kuliner.

“Kita harus selalu berinovasi, dan salah satu yang saya garap hari ini adalah bidang kuliner; kebetulan Pemkab Gianyar membangun Pasar Gianyar yang mungkin terbesar di Bali. Di sana akan ada tempat kuliner yang akan digarap maksimal,” urainya.

Dia menambahkan, pariwisata tidak melulu berupa tempat indah, seni budaya, dan atraksi menarik. Tak kalah penting adalah tentang kulinernya, karena biasanya dalam satu paket wisata setelah wisatawan tur keliling objek wisata akan diajak mampir dan mencicipi kuliner masyarakat setempat.

Mahayastra menegaskan, di Gianyar makanan khas Bali paling lengkap dan semua ada. Mulai dari jajajan tradisional, olahan ayam, bebek, babi guling, sampai minuman semuanya ada. Sekarang bagaimana mengemasnya dengan menarik, dan diyakini akan menjadi luar biasa. Alasannya, semua masyarakat akan dilibatkan, semua hasilnya masyarakat yang menikmati.

Mahayastra akan bekerja sama dengan agen perjalanan untuk menjadikan kuliner di Pasar Gianyar sebagai salah satu paket wisata. Tentu dengan berbagai syarat yang mesti dipenuhi, seperti makanan bersih, sehat dan tertata rapi. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.