Kelurahan Sesetan Kembali Sosialisasikan Pergub 46 Tentang Prokes Tatanan Kehidupan Era Baru

  • Whatsapp
PETUGAS Kelurahan Sesetan saat menyosialisasikan Pergub 46 Tentang Prokes Tatanan Kehidupan Era Baru kepada pelaku usaha di wilayahnya. foto: ist

DENPASAR – Kelurahan Sesetan secara berkelanjutan mensosialisasikan Peraturan Gubernur Nomor 46 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayahnya. Kali ini Jumat (4/9/2020), sosialisasi dilakukan di Lingkungan Lantang Bejuh dan kepada Pelaku Usaha yang ada di wilayah Sesetan.

Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati mengatakan kegiatan sosialisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan, karena pada tanggal 7 September mendatang Peraturan Gubernur telah diberlakukan secara serentak, yakni bagi yang keluar rumah tidak menggunakan masker akan didenda sebesar Rp100 ribu.

Sedangkan untuk para pelaku usaha yang tidak menyediakan sarana protokol kesehatan akan di denda sebesar Rp1 Juta. “Maka dari itu kegiatan sosialisasi ini kami terus lakukan dan telah berlangsung dari tanggal 2 September kemarin sampai tanggal 7 September mendatang, Sedangkan sosialisasi kali ini merupakan hari ketiga,” ujar Karyawati.

Baca juga :  Denpasar Tambah 36 Kasus Positif Covid-19, Pasien Sembuh 10 Orang

Lebih lanjut ia mengatakan, karena kegiatan ini merupakan sosialisasi sehingga bagi yang melanggar pihaknya memberikan pembinaan agar hal ini tidak diulang dilakukan kembali. Selain pembinaan bagi yang tidak menggunakan masker pihaknya juga memberikan masker gratis.

Namun mulai tanggal 7 September mendatang, jika ada masyarakat yang melanggar tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi denda sesuai dengan Pergub no. 46 tahun 2020. Kalau ada yang melanggar pihaknya akan bertindak tegas tentunya sesuai dengan prosedur yang berlaku dan melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kota Denpasar untuk menindak lebih lanjut.

Karyawati menegaskan pandmi covid-19 sangat membahayakan bagi kesehatan diri sendiri atau sesamanya, maka dari itu masyarakat wajib menggunakan masker. Dengan mengikuti itu semua, maka virus covid-19 cepat bisa kita atasi dan perekonomian bisa pulih kembali.

Baca juga :  30 PMI Karantina Hotel Jalani Tes Usap

Dengan adanya Pergub 46 dan Perwali 48 tahun 2020, Karyawati berharap kepada masyarakat, agar mengetahui dan semakin paham bahwa cara yang sederhana dan paling efektif untuk mencegah penularan virus covid-19 adalah disiplin dan kesadaran pada diri sendiri memakai masker yang benar, tidak menaruh masker di leher. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.