Karangasem Sediakan 15 Tempat Vaksinasi Corona

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama. Foto: nad
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama. Foto: nad

KARANGASEM – Pemerintah pusat mengencangkan koordinasi dengan pemerintahan daerah dalam menyediakan SDM untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat. Memperlancar proses vaksinasi, Pemkab Karangasem menyiapkan 15 tempat vaksinasi di seluruh kecamatan yang ada. Demikian diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, saat dihubungi, Selasa (12/1/2021).

Pertama mengatakan, Pemkab Karangasem sangat siap, dan tinggal melaksanakan saja. “Sudah siap, tinggal menunggu datangnya vaksin dan arahan dari pemerintah pusat dan Provinsi Bali. Kapan dilaksanakan vaksinasi, kami belum mendapat informasi dari pusat dan Provinsi,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh dikatakan, Karangasem menyediakan 15 tempat yang tersebar di seluruh kecamatan. Masing-masing tempat disediakan 5 hingga 7 tenaga kesehatan yang akan bertugas. Untuk memastikan kesiapan SDM, Pemkab juga melaksanakan simulasi. Hal itu, jelasnya, penting dilakukan untuk mengetahui secara pasti waktu yang dibutuhkan oleh 1 orang dalam proses menerima vaksin.

Dengan demikian, ulasnya, dalam pelaksanaan nanti semua sudah terukur dan sesuai dengan proses. Dengan dilaksanakan simulasi, imbuhnya, Pemkab mendapat gambaran mulai dari awal pendaftaran peserta calon penerima vaksin sampai dengan hadir. “Kalau sampai observasi, kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam satu sesi? Itu akan terlihat dalam simulasi,” ungkapnya.

Baca juga :  Gaji hanya Dibayar 25 Persen, Teco Mengaku Ikut Keputusan Manajemen Bali United

Vaksinasi tahap pertama, sebut Pertama, menyasar semua tenaga Kesehatan, TNI/Polri, dan Satpol PP serta petugas pelayanan. Vaksinasi tenaga kesehatan pada Januari sampai Februari 2021, untuk TNI/Polri dan yang lainnya dijalankan pada Maret 2020. Di Karangasem diperkirakan terdapat 225.000-an peserta calon penerima vaksin yang memenuhi persyaratan.

“Usaha utama kami adalah tetap menerapkan prokes dengan maksimal, dan vaksinasi melengkapi upaya menjalankan prokes tersebut,” katanya menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.