Kapolres Tabanan Berangkatkan Kompi Dalmas ke Denpasar, BKO Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

  • Whatsapp
PEMBERANGKATAN kompi dalmas Polres Tabanan menuju Makobrimob Tohpati, Denpasar, Selasa (20/10/2020), dalam rangka BKO pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa terkait penolakan UU Omnibus Law. Foto: gap
PEMBERANGKATAN Kompi Dalmas Polres Tabanan menuju Makobrimob Tohpati, Denpasar, Selasa (20/10/2020), dalam rangka BKO pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa terkait penolakan UU Omnibus Law. foto: gap

TABANAN – Kapolres Tabanan, AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar, memimpin apel kesiapan dan memberangkatkan kompi dalmas, menuju Makobrimob Tohpati Denpasar, Selasa (20/10/2020). Pemberangkatan kompi dalmas tersebut, dalam rangka BKO pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa terkait penolakan UU Omnibus Law.

Sebanyak 97 personel anggota Polres Tabanan dalam ikatan kompi dalmas itu diberangkatkan menuju Makobrimob Tohpati, untuk bergabung dengan Pasukan Polda Bali, di bawah kendali BKO Karo Ops. Selanjutnya ditugaskan untuk pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa terkait penolakan UU Omnibus Law.

Bacaan Lainnya

Sebelum mereka diberangkatkan, Kabag Ops. Kompol I Nengah Sudiarta; dengan dibantu Kasatsabhara AKP AA Gede Rai Darmayasa, melakukan pengecekan kesiapan sarana-prasarana perlengkapan dalmas. Selain itu juga mengecek sikap, tampang, dan penampilan perorangan semua anggota yang harus siap dan lengkap memakai masker.

“Sesuai dengan perintah Kapolda, hari ini Kompi Dalmas Polres Tabanandiberangkatkan untuk ditugaskan BKO Polda Bali, di bawah kendali Karo Ops, pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa di wilayah Kota Denpasar,” ujar AKBP Mariochristy, seraya mengingatkan anggota yang mengemban tugas tersebut agar melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Yang terpenting, lanjutnya, adalah disiplin dalam setiap pergerakan personel, dan cara bertindak sesuai SOP. Kegiatan ini membawa namabaik Polda Bali di bawah kendali Karo Ops Polda Bali.

Baca juga :  Putri Suastini Koster : Pramuka Generasi Masa Depan Bangsa

AKBP Mariochristy mengatakan, setiap pergerakan personel ada dalam ikatan peleton, ikatan kompi, dan tetap menyesuaikan dengan perintah yang memimpin di lapangan. “Jangan terpancing dan jangan emosional, karena yang kita hadapi adalah warga masyarakat kita, warga masyarakat Bali,” ucapnya.

Apapun bentuk unjuk rasa, bagaimanapun kisruhnya, bagaimanapun situasinya, anggota diminta untuk tetap humanis. Hindari perbuatan dan tingkah yang arogan, dan hadapi dengan santun, humanis, namun tetap tegas.

“Apakah ada yang membawa sejata api? Bagi anggota yang memegang senpi supaya menitipkan di logistik, karena dalam kegiatan pengamanan ini dilarang membawa senjata api,” ucap Kapolres.

Dia juga mengingatkan kepada masing-masing pengemudi yang mengawaki ranmor, supaya selalu siaga untuk mengantisipasi bila ada pergeseran pasukan secara mendadak. “Selamat bertugas. Jaga kekompakan, kebersamaan, dan jangan melakukan pelanggaran. Jaga nama baik Polda Bali dalam ikatan Polres Tabanan,” tandas Mariochristy. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.