Kabar Baik, Pasien Covid-19 Sembuh di Bali Melonjak 135 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah beberapa hari dihiasi ledakan kasus positif baru, kali ini perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali menampilan kabar baik dengan melonjaknya pasien sembuh sebanyak 135 orang. Atau 44 orang lebih banyak dari tambahan terkonfirmasi positif yang berjumlah 91 orang (89 transmisi lokal, 2 PPDN)

Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Sabtu (5/12/2020), Kabupaten Tabanan mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak 35 orang. Disusul Gianyar (31), Badung (27) Denpasar (26), Jembrana (7), Buleleng (4), Karangasem (3), Bangli (1) dan 1 orang dari daerah lain luar Bali.

Bacaan Lainnya

”Jadi, total pasien sembuh di Bali kini berjumlah 13.177 orang (89,15%) dengan rincian 13.149 WNI dan 28 WNA,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Sabtu (5/12/2020).

Tabanan yang sempat diguncang klaster baru di kampus Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali yang berada di Desa Samsam, Kerambirtan, kali ini tidak lagi menjadi penyumbang terbanyak kasus positif baru. Namun, daerah Lumbung Padi ini tetap menyandang status sebagai pemilik kasus aktif terbanyak yang berjumlah 434 orang.

Dari tambahan 91 orang yang terpapar tersebut, Kota Denpasar kini menjadi penyumbang terbanyak 27 orang, disusul Tabanan (25), Badung (18), Gianyar (15), Buleleng (5) dan Jembrana (1). Sementara tiga kabupaten yakni Klungkung, Karangasem dan Bangli nihil.

Baca juga :  Menparekraf: Promosi Pariwisata Indonesia akan Beralih ke Digital

”Dengan tambahan 91 orang tersebut, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 14.781 orang (14.749 WNI dan 32 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 14.377 kasus,” imbuh Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Satgas juga melaporkan ada tambahan satu pasien meninggal dunia yang merupakan warga Kabupaten Jembrana. Sehingga, total pasien positif covid-19 yang telah meninggal dunia di Bali berjumlah 446 Orang (3,02%) dengan rincian 443 WNI dan 3 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berkurang 45 orang menjadi 1.158 orang (7,83%) yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Rentin bersyukur pasien sembuh kini lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Namun dirinya tak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada karena covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Ia juga mengingatkan kembali pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Baca juga :  Aparat Gabungan di Tabanan Semakin Masif Disiplinkan Masyarakat

Ditegaskan Rentin, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.