Jual Produk Paket Harga Murah, Bulog Bali Siap Layani Kebutuhan Desa Adat

  • Whatsapp
SUHARDI memperlihatkan produk pangan untuk Bali. Foto: alt
SUHARDI memperlihatkan produk pangan untuk Bali. Foto: alt

DENPASAR – Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan membatasi interaksi sosial masyarakat dan juga jaga jarak antar individu. Di mana kebijakan tersebut memutus mata rantai Covid-19. 

Menyikapi kebijakan tersebut, Bulog Wilayah Bali pun melakukan inovasi khususnya dalam Operasi Pasar yang dilakukan di empat tempat secara bergantian, yakni di Pasar Kreneng, di Pasar Tonja, dilanjutkan di Pasar Badung pada Senin depan, dan di Pasar Nyangelan.

Bacaan Lainnya

Bulog Bali menjual kebutuhan secara paket. Di mana kebijakan ini untuk mengurai penumpukan masyarakat dalam setiap  Operasi Pasar. Selain itu, juga menghindari adanya oknum nakal yang melakukan penimbunan jika hanya menjual satu produk saja.

Adapun harga paket yang dijual Bulog Bali ini, mulai dari paket F yang berisi tepung 1 kg dan gula 1 kg dijual Rp20.500, paket E beras merah 1 kg dan gula 1 kg Rp34 ribu, paket D minyak goreng 2 liter dan gula 1 kg Rp36.500, paket C minyak goreng 1 kg dan gula 1 kg Rp25 ribu, paket B beras 5 kg dan gula 2 kg Rp77.500, serta paket A 10 kg beras dan gula 3 kg Rp139.500.

Kepala Kantor Bulog Wilayah Bali, Suhardi mengatakan, harga yang dijual kepada masyarakat jauh lebih murah daripada dipasaran. “Perbedaannya cukup jauh. Harga kami lebih murah. Contohnya gula yang harga dipasaran hingga Rp20 ribu per kg, tetapi kami menjual hanya RP12.500 per kg,” ungkapnya di Denpasar, Jumat (24/4/2020).

Baca juga :  Mengabdi di Masyarakat, FP Unwar Tingkatkan Kemampuan KWT Dharma Mesari Desa Darmasaba, Badung

Namun karena harga gula dipasaran tinggi, maka pihaknya membuat kebijakan dengan menjual secara paket. “Jadi kalau masyarakat ingin membeli gula lebih dari kami, maka harus membeli paket B beras 5 kg dan gula 2 kg Rp77.500 atau paket A 10 kg beras dan gula 3 kg Rp139.500,” jelasnya seraya menambahkan, kebijakan mejual secara paket juga bertujuan agar produk yang dijual merata di masyarakat. 

Sementara terkait adanya kebijakan diperbolehkannya dana desa untuk penanganan Covid-19, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok, pihaknya mengaku siap mendukung langkah tersebut. “Sudah ada beberapa desa adat yang bekerjasama dengan kami, khususnya dalam memenuhi sembako. Seperti beras, gula, minyak, dan tepung. Mereka mengambil dari kami,” bebernya.

Kata dia, harga yang ditawarkan pun cukup murah dan jauh lebih rendah dibandingkan harga dipasaran. Seperti; Beras Kita Medium Rp42.500 per 5 kg, Beras Kita Premium Polos Rp102.000 per 10 kg, Beras Kita Premium Super Rp57.000 per 5 kg, Beras Kita Premium Rp52.000 per 5 kg, Beras Kita Premium Rp103.000 per 10 kg, Gula Manis Kita Rp12.500 per kg, tepung terigu Rp8000 per kg, minyak goreng cap Tawon Rp12.500 per liter, dan minyak letizia Rp24.00 per 2 liter.alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.