Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar Gelar High Level Meeting TPID

JELANG Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar bersama TPID menggelar High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Praja Madya, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (10/3/2026). Foto: ist
JELANG Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar bersama TPID menggelar High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Praja Madya, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (10/3/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar menggelar High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Praja Madya, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini dipimpin langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada Maret 2026, yakni Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, Made Juli Ariana; Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Kanwil Bali, Eko Yudi Miranto; pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta unsur terkait lainnya yang tergabung dalam TPID Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Jaya Negara mengatakan bahwa pelaksanaan HLM TPID ini bertujuan untuk mensinergikan berbagai program serta memperkuat upaya pengendalian inflasi di Kota Denpasar, khususnya menjelang HBKN pada Maret 2026. “Kami juga menyambut baik arahan dari pihak BI, BPS, dan Bulog sehingga dapat segera disinergikan dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Eddy Mulya, menekankan agar forum HLM ini dapat dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, sehingga dapat dicarikan solusi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. “Hal yang menjadi perhatian antara lain komoditas penyebab inflasi di Kota Denpasar, kelancaran pasokan, serta distribusi. Selain itu, tantangan dari pergerakan ekonomi global juga perlu disikapi karena dapat memengaruhi rantai distribusi,” ujarnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan, menyampaikan bahwa pelaksanaan HLM TPID Kota Denpasar menunjukkan komitmen kuat Pemkot Denpasar dalam menjaga stabilitas inflasi. Ia juga mengapresiasi sinergi dan koordinasi yang telah dilakukan oleh TPID Kota Denpasar bersama OPD terkait dalam melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi, khususnya menjelang HBKN pada Maret 2026.

“Kami melihat Kota Denpasar memiliki peran strategis dalam pengendalian inflasi di Provinsi Bali. Pengendalian inflasi juga berkaitan dengan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah. HLM TPID ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas instansi, baik OPD, Perumda, maupun pelaku usaha, dalam menjaga stabilitas harga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi, menjelaskan bahwa berbagai langkah telah dilakukan Pemkot Denpasar bersama TPID untuk mengendalikan inflasi. Di antaranya melalui pemantauan harga dan stok untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, pelaksanaan rapat teknis TPID, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, sidak pasar dan distributor guna mengantisipasi penahanan barang, serta koordinasi dengan daerah penghasil komoditas untuk menjaga kelancaran pasokan.

Selain itu, sejumlah program juga akan dilaksanakan menjelang HBKN 2026. Di antaranya operasi pasar oleh Perumda Pasar Sewakadarma di Pasar Badung dan Pasar Kereneng sebanyak 10 kali serta dua kali di Plaza Pasar Badung. Disperindag juga akan menggelar pasar murah sebanyak empat kali, serta melakukan pemantauan SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok) setiap hari di Pasar Badung, Pasar Nyanggelan, dan Pasar Kereneng. Program lainnya yakni bazar pangan oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan (DPKP) Denpasar sebanyak satu kali serta pemantauan pasar tradisional menjelang HBKN.

“Untuk mendukung kelancaran distribusi, juga dilakukan kerja sama antara Perumda Pasar Sewakadarma dengan Perumda Sanjayaning Singasana Kabupaten Tabanan. Selain itu, gerakan menanam oleh Dinas Pertanian serta koordinasi melalui Rakornas Kemendagri dan HLM TPID juga terus dilakukan,” jelasnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses