TOKYO – Tim bulutangkis Indonesia menyisakan 3 wakilnya (tunggal putri, ganda putra dan ganda putri) di babak 8 besar Turnamen BWF Super 750 Japan Open 2025. Sementara 5 wakil lainnya gugur di babak 16 besar, setelah dikalahkan lawan-lawannya di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Kamis (17/7/2025).
Ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang baru dipasangkan mengamankan tiket perempatfinal (8 besar), setelah mengatasi pasangan Denmark Frederik Sogaard/Rasmus Kjaer melalui pertarungan rubber game 21-14, 19-21 dan 21-11. Di babak 8 besar Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan Malaysia Sze Fei Goh/Nur Izzuddin.
Dari sektor ganda putri, pasangan Indonesia Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, juga melaju ke 8 besar, setelah menyingkirkan wakil tuan rumah Mizuki Otake/Miyu Takahashi dengan skor meyakinkan dua gim langsung 21-17, 21-14.
Di babak 8 besar Jumat (18/7/2025), Lanny/Fadia akan menghadapi tantangan berat dengan bertemu unggulan pertama pasangan China. Liu Shengshu/Tan Ning yang sebelumnya menang atas pasangan tuan rumah lainnya, Kokona Ishikawa/Maiko Kawazoe, dengan skor 21-14, 21-17.
Pertemuan ini akan menjadi ujian besar bagi Lanny/Fadia untuk membuktikan ketangguhan mereka sekaligus menjaga asa ganda putri setelah wakil lainnya Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi takluk dari ganda Korea Selatan Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong di babak 16 besar dengan skor 22-20, 19-21, 11-21.
“Kami bertemu unggulan pertama di babak perempatfinal. Namun, kami tidak mau kalah sebelum bertanding. Kami akan bermain nothing to lose,” kata Fadia, dikutip dari keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta.
Putri KW Puas
Satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri yakni Putri Kusuma Wardani (KW) melanjutkan tren positifnya dengan melaju ke perempatfinal, setelah menumbangkan tunggal putri tuan rumah Jepang Tomoka Miyazaki, dua gim langsung 21-17, 21-14.
Putri KW pun mengaku puas setelah menaklukkan Tomoka Miyazaki yang mempunya peringkat dunia lebih baik yakni ranking 6 BWF. Sementara Putri KW berada di peringkat 11 dunia.
“Terakhir pertemuan dengan Tomoka, saya kalah dengan rubber game di Macau Open tahun lalu. Di sini bermain di rumah dia pasti ada tekanan dari penonton tapi saya mencoba menganggap tidak ada orang di sekitar dan lebih fokus ke permainan,” kata Putri KW, sepert dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Putri KW mengatakan bahwa kunci kemenangannya kali ini adalah bisa mengatasi tekanan. Ke depannya ia berkomitmen akan memberikan performa terbaik dalam turnamen BWF kelas 750 ini.
“Saat masuk lapangan saya tidak memikirkan bahwa wakil Indonesia belum ada yang ke perempatfinal dari empat pertandingan sebelum saya. Saya hanya mau berusaha memberikan yang terbaik,” ucap Putri KW yang selanjutnya (babak 8 besar) akan menghadapi unggulan dua dari China Zhi Yi Wang yang merupakan pemain peringkat 2 dunia.
Sementara itu, lima wakil Indonesia lainnya harus terhenti langkahnya di babak 16 besar. Alwi Farhan, satu-satunya tunggal putra tersisa, gagal melewati unggulan kedelapan asal Prancis Alex Lanier setelah kalah dalam tiga gim, 21-14, 15-21, 18-21.
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang sebelumnya menjadi andalan juga tersingkir setelah kalah dari unggulan ketujuh asal Korea Selatan Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong 22-20, 19-21, 11-21.
Di sektor ganda campuran, tiga pasangan Indonesia juga harus mengakhiri perjuangan. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja kalah dari pasangan unggulan ketiga asal Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet 17-21, 19-21.
Kemudian Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyerah dari unggulan kedelapan tuan rumah Hiroki Midorikawa/Natsu Saito 21-23, 21-18, 14-21.Lalu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu takluk dari unggulan keempat asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengan skor 21-17, 16-21, 12-21. yes
























