Jambore Pramuka Kwartir Ranting Denpasar Barat, Dorong Penguatan Gerakan Pramuka Ciptakan Generasi Antikorupsi

JAMBORE Pramuka Kwartir Ranting Denpasar Barat di Bumi Perkemahan Pondok Jaka, Sangeh, Badung, Jumat (2/9/2022). Foto: ist
JAMBORE Pramuka Kwartir Ranting Denpasar Barat di Bumi Perkemahan Pondok Jaka, Sangeh, Badung, Jumat (2/9/2022). Foto: ist

MANGUPURA – Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara, mengatakan, Pramuka bisa menjadi media untuk membentuk karakter antikorupsi bagi generasi muda. Pembentukan karakter ini sangat penting untuk menyongsong Indonesia emas pada 2045 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ida Bagus Made Purwanasara dalam sambutannya saat membuka Jambore Pramuka Kwartir Ranting Denpasar Barat di Bumi Perkemahan Pondok Jaka, Sangeh, Badung, Jumat (2/9/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Ida Bagus Made Purwanasara yang juga Camat Denpasar Barat ini, pembentukan karakter bagi generasi muda ini sangat penting. Jangan sampai generasi muda saat ini ikut terjerumus pada tindakan korupsi karena ke depan akan menjadi generasi pemimpin bangsa.

‘’Pendidikan tidak semata-mata membuat orang pintar, tetapi juga harus mencetak orang-orang cerdas. Melalui pendidikan kepramukaan akan terjadi kepaduan antara kecerdasan kognitif,  afektif dan psikomotor. Di Jambore ini tempat kita menempa adik-adik Penggalang dalam olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga, agar terjadi sinkronisasi antara pikiran, perkataan dan perbuatan yang dalam agama Hindu disebut Tri Kaya Parisudha,’’ ujarnya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, kata Ida Bagus Made Purwanasara, Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib di sekolah. Hal itu bertujuan untuk membentuk generasi mudah supaya memiliki kepribadian yang beriman, taat hukum serta menjunjung tinggi nilai luhur bangsa sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

Kebijakan tersebut diharapkan bisa diimplementasikan ke sekolah-sekolah sehingga Pramuka benar-benar bisa membentuk karakter generasi muda yang antikorupsi. ”Implementasi dari keputusan ini memang harus dikoordinasikan dan disiapkan bersama,” ucap Ida Bagus Made Purwanasara.

Sementara itu, Ketua Panitia Jambore Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Denpasar Barat,  Dr. I Wayan Ritiaksa, S.Ag.,M.Ag.CHt., mengatakan, tujuan penyelenggaraan jambore ini adalah sebagai wadah pertemuan Pramuka Penggalang, untuk meningkatkan kualitas diri di bidang kepramukaan. Diharapkan, melalui wadah Pramuka dimanfaatkan sebagai bentuk pembinaan generasi muda yang mandiri, disiplin, cerdas, kreatif dan bertanggung jawab.

‘’Gerakan Pramuka yang merupakan salah satu organisasi yang mendidik generasi muda dalam kepanduan dapat membentuk karakter generasi muda cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada sesama serta cinta dan ikut memelihara lingkungan sesuai dengan konsep ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana,’’ sebutnya.

Kegiatan Jambore selama tiga hari berlangsung hingga, Minggu (4/9/2022), diikuti sekitar 200 pramuka penggalang. Serta didampingi oleh masing-masing pembina seluruhnya berjumlah 20 orang. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses