Irjen TNI AD Kunjungi TMMD di Pengotan

  • Whatsapp
KETUA Tim Pengawas dan Evaluasi TMMD ke-112, Letjen TNI Benny Susianto, yang juga Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Angkatan Darat, saat mengunjungi TMMD di Desa Pengotan, Bangli, Kamis (30/9/2021).

BANGLI – Ukuran keberhasilan pelaksanaan program TMMD yakni manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. TNI bekerja bukan untuk kepuasan sendiri, melainkan memberi kepuasan masyarakat di mana TNI bekerja.

Pesan itu disampaikan Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi TMMD ke-112, Letjen TNI Benny Susianto, yang juga Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Angkatan Darat, di Posko Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli, Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Bangli, Kamis (30/9/2201).

Bacaan Lainnya

Melihat sasaran fisik TMMD kali ini yang sederhana, dia berkata mempunyai tujuan strategis dalam konteks TNI membangun pertahanan, dan kepolisian menciptakan keamanan yang stabil. Melalui TMMD tidak hanya terdapat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tapi semua komponen.

Kondisi itu membangun kekompakan atau kemanunggalan, dan ini menjadi kekuatan membangun bangsa dari segi ekonomi, keamanan maupun pertahanan.

“Mengingat begitu strategisnya TMMD, saya hadir untuk melihat sejauh mana pelaksanaan TMMD yang ketiga kali dalam tahun anggaran 2021. Sasaran fisik begitu sederhana tapi memiliki tujuan begitu penting,” sebutnya.

Terkait sasaran nonfisik, dia berharap dapat mendorong kreativitas masyarakat dalam mengangkat kualitas kehidupan. Pun dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme, kesadaran bela negara dan kesadaran hukum. Anggota Satgas TMMD diminta terus berkarya, karena karya TNI senantiasa dinanti masyarakat.

Baca juga :  Musim Hujan, Masyarakat Diimbau PSN dengan 3M Plus Mandiri

“Terus bangun soliditas dengan semua komponen bangsa, baik dari kepolisian, masyarakat maupun yang lainnya. Soliditas ini menjadi modal utama pembangunan bangsa, dan modal sangat kuat menjadikan bangsa ini besar,” ulasnya.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana selaku Dansatgas TMMD memaparkan, sebelum dibuka resmi beberapa minggu lalu, diawali kegiatan pra-TMMD selama 1,5 bulan. Pembukaan jalan, pengerasan jalan, dan pengaspalan jalan selesai 100 persen.

Untuk sasaran nonfisik, dari 10 kegiatan sudah berjalan empat kegiatan, dan sasaran tambahan dengan capaian rabat beton serta pembuatan MCK sudah tuntas. Sementara bedah rumah mencapai 85 persen.

I Kadek Kastawan selaku Perbekel Pengotan mengucapkan terima kasih dan bangga kepada TNI dan Polri, yang bergotong royong bersama masyarakat dan instansi terkait lain membangun desanya.

Dengan adanya jalan ini, dia berharap dapat menunjang kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang ekonomi. “Juga memudahkan akses masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan dengan fasilitas jalan ini yang dulunya jalan setapak,” lugasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.