Inovasi “Bungan Desa” Menjawab Solusi Permasalahan Desa di Tabanan

SALAH satu program “Bungan Desa” yang dilaksanakan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang mampu jadi solusi dan menjawab segala permasalahan yang ada di desa-desa di Kabupaten Tabanan. Foto: ist
SALAH satu program “Bungan Desa” yang dilaksanakan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang mampu jadi solusi dan menjawab segala permasalahan yang ada di desa-desa di Kabupaten Tabanan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Program Bupati Ngantor di Desa (Bungan Desa) yang dilaksanakan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, sejak 2022, telah menyasar 34 desa dari 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan. Program tersebut terbukti jadi solusi dan menjawab segala permasalahan yang ada di desa-desa.

“Program ini merupakan program unggulan, dan saya optimistis jika program ini mampu mengakselerasi pembangunan, sekaligus mewujudkan desa mandiri,” ungkapnya, Jumat (25/8/2023).

Read More

Menurut Bupati Sanjaya, “Bungan Desa” merupakan program sosialisasi, edukasi, dan evaluasi program pemerintah, sekaligus mendekatkan masyarakat terhadap pelayanan publik. “Melalui program tersebut, kami bisa melihat secara langsung kondisi dan potret desa secara realistis. Program ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat yang ada di desa, serta mendorong pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan,” ujarnya.

Dalam melaksanakan program tersebut, merupakan tindakan konkret pelayanan publik secara langsung melayani di desa. Dalam kegiatan ini, bupati juga didampingi para kepala OPD, sehingga dapat secara langsung mengagendakan kebijakan pemerintah terhadap desa bersangkutan. “Program ini juga terobosan untuk mempersingkat proses birokrasi. Kami turun menyediakan pelayanan secara langsung, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang tepat, sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dia berharap, segala bentuk program yang dibuat Pemkab Tabanan benar-benar berdampak positif dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dalam konsep pemerintahannya, Sanjaya juga berharap masyarakat Tabanan mendapatkan pelayanan terbaik dan tidak ada sekat dengan pemerintah, sehingga pembangunan bisa terwujud dengan baik, sekaligus mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada di desa, terutama masalah infrastruktur, potensi stunting, serta keterbatasan akses pelayanan publik.

Sanjaya juga menyebut salah satu inovasi yang jadi program unggulan Pemkab Tabanan, yang juga telah diakui di kancah nasional, khususnya di bidang pencatatan perkawinan. Program dimaksud bernama “Semara Ratih”, yang terbukti mampu memberikan implikasi positif dan solutif, mulai dari kemudahan pengurusan administrasi perkawinan hingga merambah ke sistem reproduksi masyarakat, yang juga berpengaruh terhadap penurunan angka stunting di Tabanan.

“Program “Bungan Desa” merupakan salah satu bukti bahwa Pemkab Tabanan dapat berinovasi dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam membangun desa. Program ini juga menunjukkan bahwa desa juga memiliki potensi dan sumber daya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” tandasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.