Indikasi KTP Ganda, Gakkumdu Datangi Panwascam Payangan

PERTEMUAN Gakkumdu dengan Panwascam Payangan, Jumat (28/4/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Bawaslu Gianyar bersama dengan unsur kejaksaan dan kepolisian yang bergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), menyambangi Panwaslu Kecamatan Payangan. Mereka menindaklanjuti informasi adanya indikasi KTP ganda di Kecamatan Payangan, yang akan berpengaruh ke daftar pemilih.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, Jumat, (28/4/2023) di Sekretariat Panwascam Payangan. “Kehadiran Sentra Gakkumdu disini sebagai bentuk menindaklanjuti informasi adanya indikasi KTP ganda yang tentu akan berpengaruh terhadap validasi dan akurasi daftar pemilih,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dengan hadirnya PPKD dan jajaran KPU di tingkat kecamatan (PPK) serta jajaran KPU di tingkat desa (PPS) dalam pertemuan tersebut, Hartawan berharap informasi yang disampaikan dari jajaran Bawaslu dan KPU dapat seakurat dan sevalid mungkin. Sentra Gakkumdu dalam rangka memutuskan nanti, apakah ada unsur tindak pidana pemilu atau tidak, tentu berawal dari informasi tersebut.

Anggota Bawaslu Gianyar, I Wayan Gede Sutirta, mengaku , menginterupsi Panwascam Payangan untuk melakukan kroscek ke lapangan dan bertemu langsung dengan pihak keluarga yang bersangkutan. Pula berkoordinasi dengan PPS, karena hal ini berkaitan dengan daftar pemilih.

Ketua Panwascam Payangan, I Wayan Sila, menuturkan, setelah melakukan konfirmasi terhadap informasi adanya indikasi KTP ganda, disampaikan bahwa warga yang bersangkutan mengaku data dirinya masuk ke dalam dua Kartu Keluarga (KK), dengan domisili wilayah berbeda provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Panwascam Payangan akan menindaklanjuti dengan merekomendasikan kepada PPK Payangan agar yang bersangkutan membuat surat pernyataan memilih sesuai dengan domisilinya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses