BANGLI – Media massa digunakan sebagai alat untuk menjelaskan sesuatu agar masyarakat lebih mudah memahami suatu isu. Menimbang fungsi strategis media massa itu, anggota Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, berharap humas Bawaslu bisa membangun kerjasama yang baik dengan media. Terjalinnya hubungan baik itu akan melahirkan dampak positif bagi Bawaslu, khususnya di bidang kehumasan.
“Ketika kerjasama yang baik dibangun, minimal kegiatan-kegiatan yang dilakukan Bawaslu bisa diberitakan media setempat. Terlebih media juga bisa membantu membangun citra baik Bawaslu,” kata Rudia dalam Rapat Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi di Bawaslu Bangli, Kamis (14/10/2021).
Kordiv Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Bali itu mengakui sejauh ini kehumasan di Bawaslu Bali selalu menjaga hubungan baik dengan rekan media, baik media cetak maupun daring. Karena itu, kata dia, ketika Bawaslu mempunyai kegiatan yang bagus untuk diberitakan, kalangan jurnalis dengan senang hati membantu untuk memberitakan. Karena itu, dia juga berharap hal serupa bisa dilakukan oleh kehumasan di semua Bawaslu kabupaten/kota di Bali.
Menurutnya, jika Bawaslu tidak punya hubungan baik dengan media, media juga tidak akan mau membantu Bawaslu dalam pemberitaan. “Jangankan menaikkan berita Bawaslu, paling buruknya media malah mencari sesuatu yang mungkin tidak baik tentang Bawaslu,” pesan mantan wartawan salah satu media lokal di Bali itu.
“Saya harap teman-teman media tetap berhubungan baik dengan kami, dan dapat membantu memberitakan kegiatan yang dilakukan Bawaslu. Terlebih rekan-rekan media bisa turut membangun citra baik Bawaslu,” pintanya. gia
























