HBK Biayai Pendidikan Tiga Yatim Piatu di Lobar

HBK bercanda bersama Fatmawati dan kedua adiknya saat kegiatan reses, Selasa (28/2/2023). Foto: ist

MATARAM – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Kristiono, memanfaatkan masa reses, bersama tim HBK Peduli mengunjungi rumah Fatmawati (14) di Dusun Pelalang, Desa Persiapan Penanggak, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Dia memberi santunan kepada Fatmawati yang tinggal dengan dua adiknya, Nuraini dan Aizil, di gubuk sederhana di pinggiran hutan.

“Kemarin sampai di Lombok, saya dapat laporan dari teman-teman HBK Peduli terkait keadaan anak-anak kita ini. Saya putuskan untuk mulai reses ini dengan mengunjungi mereka. Ternyata cukup jauh dari jalur utama Desa Bengkaung,” ujar HBK, sapaan akrabnya, Selasa (28/2/2023).

Bacaan Lainnya

Dia bersama relawan HBK Peduli harus melewati jalan panjang dan terjal, jalan setapak yang membelah hutan, bahkan di beberapa titik cukup curam karena persis di mulut jurang yang cukup dalam. Dia mendaku kondisi jalan menuju rumah Fatmawati mengingatkannya saat masih SD dan SMP dulu, yang harus berjalan kaki sekitar 5 km untuk ke sekolah. “Luar biasa semangat anak-anak ini,” puji HBK.

Senyum Fatmawati mengembang menyambut kedatangan rombongan HBK. Begitu juga dengan Nuraini dan Aizil yang asyik bermain lato-lato. HBK datang memberi santunan uang tunai, paket sembako, dan perlengkapan sekolah untuk kebutuhan pendidikan mereka. HBK juga mengaku akan membiayai pendidikan tiga bersaudara itu sampai tamat SMA.

“Saya akan bantu biaya pendidikannya sampai selesai,” jamin HBK. “Besok tim HBK Peduli akan mendatangi sekolah mereka masing-masing untuk mengurus dan menyelesaikan administrasi pembiayaan pendidikannya,” sambung dia.

Mengenai rumah gubuk mereka, HBK kembali berjanji segera membantu perbaikan atau renovasi, dengan memasukkan rumah mereka ke dalam penerima bantuan BSPS. Sebelum pamitan, HBK berpesan kepada Fatmawati dan kedua adiknya agar jangan putus sekolah.

Fatmawati dinilai memberi pelajaran sangat berharga kepada kita semua, bahwa di tengah keterbatasan dan yatim piatu, mereka tetap semangat belajar. Pun menerima takdir dengan lapang dada. HBK mengklaim tidak sedikit pun melihat kesedihan dari raut muka anak-anak itu. “Sungguh menakjubkan, dan sangat luar biasa,” pujinya.

Usai mengunjungi rumah Fatmawati, HBK mendatangi salah satu sentra madu trigona yang dikelola satu kader Partai Gerindra, Imamul Azkar. Dia berkata masyarakat Desa Bengkaung mampu memanfaatkan potensi wilayahnya dengan pengembangan madu trigona.

Hampir sepanjang jalan, kata HBK, banyak sekali rumah-rumah madu buatan yang berbentuk kelompok usaha budidaya madu, dan terkenal sampai ke luar NTB.

Sebagai komitmen mendukung pengembangan UMKM di dapilnya, Yayasan HBK Peduli akan memberi bantuan dana Rp100 juta untuk mengembangkan kelompok usaha madu trigona ini. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses