Harga dan Pasar Menjanjikan, Petani Bangli Mulai Lirik Tanaman Porang

  • Whatsapp
KADIS Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma. foto: ist

BANGLI – Sejumlah petani di Bangli belakangan ini secara mandiri membudidayakan tanaman porang. Tanaman ini termasuk komoditas ekspor, sehingga dinilai cukup memiliki nilai lebih sebagai tanaman alternatif.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (1/9/2021) membenarkan sejumlah petani di beberapa desa melirik porang sebagai tanaman alternatif. Sejauh ini, penanaman porang memang belum disentuh oleh pemerintah, karena sejauh ini pihak belum diketahui persis pemasarannya. ‘’Informasinya tanaman ini memiliki peluang pasar ekspor, tapi kami mesti melakukan penjajakan dulu,’’ jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sesuai informasi yang didapat, pengembangan porang dilakukan secara sporadis oleh petani di Desa Yangapi, Desa Jehem, Desa Pengotan dan sejumlah desa lainnya. Sementara ini, dia berujar belum memiliki data berapa luas lahan pengembangan porang yang dilakukan para petani di wilayah tersebut. ‘’Kami akan minta petugas lapangan untuk mendata langsung nanti,’’ ujarnya.

Berkaitan pangsa pasar, Sarma berujar, pemerintah pusat akan membangun tiga pabrik pengolahan porang di Jawa Timur. Dia berharap hal itu terwujud, sehingga petani yang mengembangkan porang di Bangli bisa memiliki jaminan pemasaran ke depannya.

Baca juga :  Sekda Dukung Pengawasan Dana Desa dengan Aplikasi Siswaskeudes

Sejauh ini, dia mendaku Pemkab Bangli belum memiliki kebijakan ke arah budidaya porang. Sebab, kepemilikan lahan oleh petani di Bangli tergolong sempit. Namun, instansinya tetap akan menunggu petunjuk pimpinan. ‘’Kami akan laporan dulu terkait hal ini. Tadi Bapak Bupati dan Wakil Bupati memang mendengarkan langsung terkait budidaya porang ini,’’ pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.