POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih tersisa, Alwi Farhan melanjutkan langkahnya lolos ke babak perempatfinal Turnamen BWF Super 500 Australian Open 2025, setelah di babak 16 besar menghajar pemain senior India Prannoy H.S., dengan dua gim langsung 21-19, 21-10, di Quaycentre, Olympic Boulevard, Kamis (20/11/2025).
Alwi Farhan menyebut kemenangan atas Prannoy, sangat penting sebagai modal menghadapi perempatfinal, Jumat (21/11/2025). “Kemenangan ini menjadi modal cukup bagus untuk besok. Do the best,” kata Alwi Farhan.
Meski tidak menjajal lapangan sehari sebelumnya karena lawannya mengundurkan diri, pebulutangkis muda Indonesia itu bisa langsung menemukan ritme permainan sejak awal laga.
“Alhamdulillah hari ini bisa menang. Memang tadinya saya bisa main dan mencoba lapangan untuk adaptasi, tapi lawan mundur. Jadi cukup senang bisa langsung in di pertandingan tadi,” ucap Alwi Farhan.
Ia mengaku menikmati atmosfer pertandingan di Australia yang memberinya dorongan positif. “Saya senang dengan negara ini, happy bisa main di sini, dan semoga energi positifnya terus menular di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ujar Farhan, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Meski menang dua gim langsung, Alwi Farhan menilai duel tidak sepenuhnya berjalan mulus. Gim pertama dia akui masih diwarnai rasa gugup, sementara pada gim kedua ia sempat tertinggal sebelum akhirnya mampu membalik keadaan dan mengendalikan permainan.
Dengan hasil tersebut, Alwi melangkah ke perempatfinal dan akan berhadapan unggulan kedua asal Taiwan Chou Tien Chen yang menang atas wakil tuan rumah Asher Jing Jie Ooi dengan skor dua gim langsung 21-12, 21-10.
Pertemuan dengan pemain senior Taiwan itu, tentu menjadi kesempatan Alwi Farhan melakukan revans atas kekelahannya di Hongkong Open 2025 beberapa sekitar dua bulan lalu. Saat itu, Farhan harus mengakui keunggulan Chou Tien Chen melalui pertarungan tiga gim 20-22, 21-16, 14-21.
Farhan harus siap capek mengahadapi pemain alot sekelas Chou. Meski usianya sudah tergolong tua (35 tahun) untuk ukuran atlet bulutangkis, Chou masih mampu bersaing dijajaran pemain top dunia, dan buktinya saat ini dia menduduki peringkat 6 BWF. yes
























